Mari Elka: Demo Agustus Dipicu Ekonomi Warisan, Bukan Kebijakan Prabowo

Nhico
Nhico

Jumat, 19 September 2025 14:54

Mari Elka Nilai Demo Agustus Dipicu Ekonomi Warisan.
Mari Elka Nilai Demo Agustus Dipicu Ekonomi Warisan.

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Aksi demonstrasi sempat meluas pada akhir Agustus 2025 dilakukan oleh sejumlah kalangan seperti buruh, mahasiswa, hingga pengemudi ojek daring. Namun, Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengungkapkan demo tersebut bukan dikarenakan kebijakan pada masa Presiden Prabowo Subianto yang baru menjabat sejak Oktober 2024.

“Protes yang terjadi baru-baru ini seperti yang kita ketahui, bukan tentang sepuluh bulan terakhir pemerintahan ini melainkan kondisi dan situasi ekonomi warisan,” kata Wakil Ketua DEN Mari Elka pangestu dalam acara Indonesia Update yang disiarkan secara daring melalui YouTube ANU Indonesia Project, Jumat (12/9).

Dia menjelaskan, kondisi ekonomi warisan itu sudah berkembang selama satu dekade terakhir. Menurutnya, ketidakpuasan yang dirasakan masyarakat bukan sesuatu yang terjadi dalam protes baru-baru ini.

“Ini melainkan telah berkembang. Jadi, inilah kondisi yang sedang kita hadapi sekarang,” ujar Mari.

Ada beberapa konsdisi ekonomi yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Kualitas Pertumbuhan Ekonomi

Mari menjelaskan, pertumbuhan ekonomi terakhir pada kuartal II 2025 tercatat mencapai 5,12% secara tahunan. Menurutnya angka tersebut memang lebih tinggi dari perkiraan 4,8%.

Namun kualitas pertumbuhan ekonomi masih menjadi tantangan. Sebab, menurutnya pertumbuhan ekonomi saat ini belum sepenuhnya pulih dari pandemi Covid-19.

“Ini bukan hanya terjadi di Indonesia. Secara global, perlambatan ekonomi pascapandemi masih terjadi,” kata Mari.

Negara-negara maju sudah mengalami pemulihan yang lebih baik namun menurutnya pertumbuhan ekonominya masih di bawah tren. Sementara negara berkembang, berada dalam situasi yang lebih buruk, termasuk Indonesia.

Mari menyatakan efek jangka panjang dari kerugian akibat pandemi masih ada. “Ini masih terlihat jelas dalam angka produk domestik bruto dan lapangan kerja.

Mari menyebut ada beberapa faktor yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi saat ini masih rendah. Salah satunya Indonesia belum pulih 100% dari kondisi pandemi Covid-19.

Hilangnya Lapangan Pekerjaan Sejak Pandemi

Mari mengungkapkan kondisi pandemi membuat banyaknya lapangan pekerjaan hilang. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang turun pada masa tersebut.

“Lima juta pekerjaan hilang selama Covid-19 dan jika melihat perkembangan lapangan kerja di sektor formal, terdapat 7,6 juta lebih sedikit lapangan kerja yang tidak tercipta di sektor formal,” kata Mari.

Namun, penciptaan lapangan kerja baru terjadi di sektor informal. Termasuk dengan peningkatan wiraswasta, pekerja lepas, pedagang di pasar.

“Penciptaan lapangan kerja di sektor informal ini naik,” ujar Mari.

Kelas Menengah Turun

Mari mengungkapkan lapangan kerja yang tercipta di Indonesia berasal dari sektor pertanian, retail, akomodasi, dan food and beverages. Jumlahnya menyentuh 12,9 juta atau 82% dari total penciptaan lapangan kerja.

“Semuanya (sektor ini) bergaji rendah. Iya, lapangan kerja tercipta, tapi itu ada di sektor bergaji rendah,” kata Mari.

Pada akhirnya ada penurunan kelompok kelas menengah. Sebanyak 10 juga orang dari kelompok kelas menengah turun ke kelompok menuju kelas menengah, bahkan masuk ke area rentan.

“Pengeluaran kelas menengah untuk makanan juga meningkat, yang biasanya turun, tapi justru naik,” ujarnya.

Mari mengungkapkan kondisi ekonomi yang berkepanjangan ditambah dampak dari pandemi yang menjadi akar masalah saat ini. Termasuk meluasnya demonstrasi beberapa waktu lalu dan meningkatnya pemutusan hubungan kerja atau PHK.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga15 Oktober 2026 11:04
Atlet dan Pelatih Punya Keluhan? KONI Makassar Buka Saluran Pengaduan, Catat Nomornya!
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar membuka layanan pengaduan bagi atlet dan pelatih menjelang Pek...
Politik15 Oktober 2026 03:59
Tok! Mendagri Resmi Berhentikan Husniah Talenrang Tidak dengan Hormat sebagai Bupati Gowa
Pedomanrakyat.com, Gowa – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dikabarkan secara resmi mengeluarkan surat keputusan pemberhentian Husniah Talen...
Nasional14 Oktober 2026 23:23
Menhut Perkuat Operasi Darat-Udara di Tanjung Puting, Fokus Lindungi Zona Inti dari Karhutla
Pedomanrakyat.com, Kotawaringin Barat – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutl...
Metro14 Oktober 2026 22:20
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke Lima Pulau
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang akan menjangkau...