Metrologi Legal Disdag Makassar Ungkap Perbedaan Biaya Reparatir di Kantor dan Toko Timbangan

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Jumat, 15 Juli 2022 19:26

Kantor UPT Metrologi Legal Disdag Makassar
Kantor UPT Metrologi Legal Disdag Makassar

Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Unit Pelayan Teknis (UPT) Metrologi Legal Dinas Perdagangan (Disdag) Makassar, Jamaluddin kembali menegaskan terkait biaya reparatir.

Menurut Jamaluddin, tenaga reparatir ini bukan dari pegawai negri atau bukan ASN, tetapi dia orang dari luar atau swasta yang melakukan perbaikan timbangan.

“Kalau timbangan yang datang ditera dan tera ulang itu rusak perlu perbaikan itu langsung ditangani tenaga reparatir dan biayanya murni untuk mereka,” kata Jamal sapaan kari Jamaluddin, Jumat (15/7/20220.

“Karena pegawai atau ASN tidak punya kewenangan untuk melakukan perbaikan, itu murni swasta jasa mereka yang dibayar,” lanjutnya.

Jamal menuturkan, agar biaya reparatir atau servis punya standar, maka kita mencoba mengatur secara internal, karena kita juga punya tenaga reparatir di kantor.

“Kenapa? karena kita kasihan, takutnya para pemilik uttp pada saat mereka bawa alat ukurnya ke kantor lantas itu rusak, kan kasihan kalau kita suruh kembali untuk memperbaiki ditempat atau tokoh yang punya reparatir,” tuturnya.

Jamal Mengungkapkan bahwa, ada beberapa toko timbangan yang punya tenaga reparatir. Seperti, di toko timbangan jalan nusantara dan toko kota indah jalan timur.

Di mana, kedua toko itu memiliki tenaga reparatir uttp spesialis timbagan mekanik, semtimal, pegas, meja, dan timbangan bobot isu, dacing logam.

Sermentara khusus reparatir atau tempat servis timbangan elektronik ada di toko sentral mkamur, toko presisi, PT mugi kemudian ada juga di Bulorokeng.

Namun harga servis juga berbeda, misalnya di jalan nusantara itu untuk biaya reparatir perbaikan timbangan kepada para pemilik uttp sekitar Rp350 ribu. Sementara dikantor paling tinggi cuman Rp175 ribu.

“Jadi Kalau reparatir diluar itu memang full servis, mereka cet, karak-karaknya dikeluarkan, sementara timbangan yg diperbaiki dipinjamkan timbangan pengganti, kemudian antar jemput,” jelas Jamal.

Sedangkan kalau di kantor, reparatir cuma timbangan diperbaiki deal biayanya, kalau bisa satu hari dikerjakan kalau tidak bisa ya besok tergabtung kesepakatan mereka.

“Jadi asn murni melakukan peneraan, pengujian sag atau batal, kalau dia batal diperbaiki dan diservis,” tegasnya.

Untuk itu kata dia, jika dibandingkan dengan harga reparatir diluar, maka harga dikita kumayan kecil. Reparatir dikantor sendiri ada 5 (lima) orang.

Penulis : Muh. Saddam

 Komentar

Berita Terbaru
Politik08 Oktober 2026 22:28
Bawaslu Sulsel Dorong Kampus Jadi Ruang Edukasi Politik dan Pengawasan Pemilu
Pedomanrakyt.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan memperkuat kerja sama dengan Fakultas Ushuluddin dan Filsa...
Metro08 Oktober 2026 21:24
Ashabul Kahfi Apresiasi Program MYP: Ini Sejarah, Pemprov Sulsel Bangun Jalan Beton setebal 40 cm
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan yang juga Anggota Komisi X DPR RI, Ashabul Kahfi, mengapresiasi program Multi Years...
Olahraga08 Oktober 2026 20:25
FPTI Makassar Kembali Bidik Juara Umum, 15 Atlet Siap Bertarung di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Makassar memasang target juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Por...
Metro08 Oktober 2026 19:22
Pokja Bunda PAUD Tarakan Tertarik Konsep Sudut Keluarga dan Sentra Alam di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Praktik baik pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Makassar menarik perhatian Pokja Bunda PAUD Kota Tarakan. Ko...