Miris, Kelaparan Ancam Setengah Populasi Anak Somalia

Nhico
Nhico

Rabu, 16 Februari 2022 12:46

Anak Somalia. (F-INT)
Anak Somalia. (F-INT)

Pedomanrakyat.com, Makassar – Kelaparan mengancam separuh populasi dari anak-anak Somalia.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, Selasa (15/2/2022), UNICEF menyatakan malnutrisi telah mencapai tingkat krisis, sehingga masyarakat internasional harus segera bertindak.

“Malnutrisi telah mencapai tingkat krisis. Waktunya untuk bertindak sekarang. Jika Anda menunggu sampai keadaan menjadi lebih buruk, atau sampai kelaparan diumumkan, mungkin sudah terlambat,” kata Victor Chinyama, kepala komunikasi untuk operasi Somalia dari badan anak-anak PBB, UNICEF, pada Selasa (15/2) kepada wartawan di Jenewa melalui tautan video.

Ketika wilayah Tanduk Afrika bergulat dengan kekeringan terburuk dalam beberapa dekade, Somalia telah menjadi yang paling terpukul.

PBB memperingatkan 4,1 juta orang yakni seperempat dari populasi Somalia, membutuhkan bantuan pangan yang mendesak.

Chinyama mengatakan anak-anak membayar harga tertinggi dalam krisis kelaparan, dengan 1,4 juta dari mereka, atau hampir setengah dari semua yang berusia di bawah lima tahun, diperkirakan menderita kekurangan gizi akut pada akhir tahun.

“Dari jumlah tersebut, 330.000 akan membutuhkan perawatan untuk kekurangan gizi akut parah, yang dapat menyebabkan kematian,” katanya.

UNICEF sangat membutuhkan US$ 7 juta (Rp 100 miliar) pada bulan Maret untuk membeli makanan terapeutik yang dibutuhkan untuk mengobati anak-anak.

Risiko kekeringan yang parah mendorong hampir setengah dari anak-anak di bawah usia lima tahun Somalia menjadi kekurangan gizi akut tahun ini, dengan ratusan ribu membutuhkan perawatan yang menyelamatkan jiwa, menurut PBB, yang menyerukan tindakan segera.

“Tanpa pasokan tambahan, 100.000 anak dengan malnutrisi akut yang parah akan kehilangan perawatan yang menyelamatkan jiwa,” tambahnya.

Malnutrisi akut yang parah dapat menyebabkan stunting dan wasting serta membuat anak-anak sangat lemah sehingga mereka menjadi jauh lebih rentan terhadap penyakit.

“Untuk anak yang sangat kekurangan gizi, atau anak yang sangat kurus, risiko mereka meninggal karena penyakit seperti campak atau diare adalah 11 kali lebih tinggi daripada anak dengan gizi baik,” kata juru bicara UNICEF Marixie Mercado.

Data itu adalah statistik yang sangat memprihatinkan, karena kekeringan juga menyebabkan krisis air yang parah di Somalia, dan pada gilirannya lebih banyak wabah penyakit.

Data PBB menunjukkan sekitar 7.500 kasus campak terdaftar di negara itu pada tahun 2021 atau dua kali lipat beban kasus untuk 2019 dan 2020 jika digabungkan, sementara sekitar 60.000 orang berisiko tertular penyakit diare, termasuk kolera.

Sekitar 500.000 orang telah meninggalkan rumah mereka untuk mencari makanan, air dan padang rumput sejak November. Jumlah ratusan ribu orang itu menambah 2,9 juta orang yang sudah mengungsi di dalam negeri.

Kekeringan dan pengungsian juga meningkatkan risiko lain bagi anak-anak, termasuk dari kelompok bersenjata di Somalia, di mana kelompok bersenjata al-Shabab menguasai petak pedesaan.

Pada tahun 2021, menurut UNICEF, 1.200 anak, termasuk 45 anak perempuan, direkrut dan digunakan oleh kelompok bersenjata, sementara 1.000 anak lainnya diculik.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro28 April 2026 19:27
Pengawasan APBD di Pacongang, Azizah Irma Tinjau Program OPLP dan Pemanfaatan Bantuan Mesin Jahit
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi NasDem, Andi Azizah Irma, melaksanakan kegiatan pengawasan AP...
Metro28 April 2026 18:24
Konjen Jepang Temui Wali Kota Munafri, Perkuat Kemitraan Strategis Pembangunan Kota
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, terus memperkuat kerja sama internasional dalam mendorong pembangunan kota yang berkelan...
Metro28 April 2026 17:28
Gubernur Sulsel Serahkan Mobil Layanan Kesehatan untuk Warga Rongkong
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan satu unit mobil operasional untuk Puskesmas Rongkon...
Daerah28 April 2026 16:26
Antisipasi Genangan, Bupati Pinrang Pantau Langsung Pembersihan Drainase
Pedomamrakyat.com, Pinrang – Bupati Pinrang, H. A. Irwan Hamid, S.Sos kembali turun langsung meninjau proses penanganan dan pembersihan drainase...