NasDem Nilai Roasting Mamat Alkatiri ke Brigitta Lewati Batas Wajar: Pelemahan Karakter

Nhico
Nhico

Rabu, 05 Oktober 2022 19:51

NasDem Nilai Roasting Mamat Alkatiri ke Brigitta Lewati Batas Wajar: Pelemahan Karakter

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Sekretaris Fraksi NasDem DPR RI,Charles Meikyansyah menilai roasting komika Mamat Alkatiri terhadap anggota anggota DPR Fraksi NasDem Hillary Brigitta Lasut tidak pantas.

Dia menilai beberapa materi roasting Mamat bisa melemahkan karakter Brigitta.

“Menurut saya apa yang terjadi pada kejadian kemarin ada beberapa hal yang tidak pantas disampaikan, yang menurut saya itu bisa melemahkan karakter hillary. Ini bagi kita sudah melewati apa yang disebut hal yang bataslah, hal yang wajar (jika lapor polisi),” kata Charles, saat dikonfirmasi, Rabu (5/10).

Dia mengakui, bahwa pihaknya sudah melihat video roasting Mamat Alkatiri dan menyebut bahwa beberapa materi rosting tersebut ditunjukan langsung kepada Brigitta.

Terkait langkah yang ditempuh Brigitta melaporkan Mamat Alkatiri ke Polda Metro Jaya, Charles menyebut bahwa hal itu merupakan upaya penggunaan hak sebagai seorang warga negara dan anggota DPR.

Sebab, menurutnya, Brigitta menilai pernyataan yang disampaikan Mamat sudah berlebihan. Namun, Brigitta membuka pintu untuk mencabut laporan tersebut bila Mamat Alkatiri mau meminta maaf secara terbuka.

“Jadi enggak final juga akan ini, ini sebagai pembelajaran kepada kita supaya berhati-hati dalam berpikir, bersikap, bertindak, di luar hak dia juga ada hak orang lain,” ujar Charles.

Sebelumnya, Brigitta melaporkan Mamat ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik yang dibuat pada 3 Oktober 2022. Dalam keterangan unggahan di Instagram, Brigitta menyayangkan penggunaan kata-kata kasar dalam materi roasting yang disampaikan Mamat.

Menurutnya, penggunaan kata kasar tidak cocok digunakan sebagai kritik. Penggunaan kata kasar, kata Brigitta, termasuk bully atau pelecehan verbal.

“Yang bilang an***g dan t*i bukan penghinaan coba aja kalo dia ngomong begini ke ibu atau anak kalian memang pejabat publik boleh dikritik. Tapi setahu saya di Indonesia mau dia pejabat publik mau dia pembantu rumah tangga, tetap tidak boleh di-bully apalagi dimaki,” tulis Brigitta dalam unggahannya.

“Enggak usah bawa-bawa saya pejabat publik harus siap dikritik deh. T*i dan go***k bukan kritik. Itu bully dan verbal harassment,” lanjutnya.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional25 Agustus 2026 17:28
Kemenhut Tegaskan PBPH Wajib Lakukan Langkah Ekstra dalam Pengendalian Karhutla di Arealnya
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem El Nino tahun 2026 dan 2027 menyebabkan seluruh pemega...
Nasional25 Agustus 2026 16:24
Kemenhut Perkuat Deteksi Dini dan Respons Cepat Pengendalian Karhutla di Sumatera Selatan
Pedomanrakyat.com, Palembang – Kementerian Kehutanan terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Suma...
Nasional25 Agustus 2026 15:25
Menhut Pimpin Rakor Karhutla Kalbar, Perkuat Operasi Darat-Udara dan Kolaborasi Lintas Pihak
Pedomanrakyat.com, Kubu Raya – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutl...
Metro25 Agustus 2026 14:36
MUBES XVI TALAS Unismuh Tuntas, Supriadi Jobs Dipilih Pimpin Organisasi Periode 2026–2027
Pedomanrakyat.com, Makassar – Regenerasi kepemimpinan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni dan Budaya Talas Universitas Muhammadiyah Makassar memasuki...