Nur Hasbiah Soroti Aset Terbengkalai, Potensi PAD Sulsel Dinilai Belum Tergarap Maksimal

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 09 April 2026 11:54

Anggota Komisi A DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Nur Hasbiah Main.
Anggota Komisi A DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Nur Hasbiah Main.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Komisi A DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Nur Hasbiah Main, menyoroti belum optimalnya pemanfaatan aset daerah yang seharusnya dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sorotan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi A DPRD Sulsel bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel yang membahas evaluasi kinerja serta pengelolaan aset daerah.

Nur Hasbiah menegaskan, sejumlah rekomendasi DPRD pada LKPJ tahun 2024 terkait pemeliharaan dan peningkatan fasilitas penghasil PAD hingga kini belum ditindaklanjuti secara maksimal.

“Rekomendasi ini sudah disampaikan berulang kali, bahkan sejak periode sebelumnya, namun belum juga terealisasi,” ujar Hasbiah.

Hasbiah menilai, kondisi ini menunjukkan perlunya keseriusan pemerintah daerah dalam mengelola aset yang memiliki nilai ekonomi bagi daerah.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah aset milik Pemerintah Provinsi Sulsel di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Menurutnya, aset tersebut tidak pernah mendapatkan anggaran pemeliharaan sejak tahun 1978, sehingga kini mengalami kerusakan cukup parah.

“Aset di TMII ini sudah lama tidak tersentuh. Kondisinya rusak dan perlu segera mendapat perhatian serius,” tegasnya.

Tak hanya itu, Nur Hasbiah juga menyoroti kondisi sarana dan prasarana di lingkungan BPSDM Sulsel yang dinilai masih membutuhkan pembenahan. Padahal, fasilitas tersebut memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai sumber PAD, terutama melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan.

“Dengan kapasitas gedung yang besar, BPSDM bisa menjadi pusat kegiatan pelatihan bagi berbagai instansi. Ini peluang besar untuk meningkatkan PAD, tapi harus didukung fasilitas yang memadai dan pengelolaan profesional,” jelas Politisi PKS itu.

Legislator PKS itu juga mendorong pemerintah provinsi untuk segera mengambil langkah konkret, mulai dari pemeliharaan aset secara berkelanjutan hingga inovasi dalam pengelolaannya agar lebih produktif.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional17 Agustus 2026 22:36
Kenakan Baju Adat Kajang, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Puji Penjaga Hutan dari Bulukumba
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Ada pemandangan berbeda saat Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni menghadiri upacara penurunan Bendera Merah Putih...
Metro17 Agustus 2026 19:26
Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Appi Tekankan Pemerintah Harus Jadi Pelayan Masyarakat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati H...
Nasional17 Agustus 2026 18:22
Kemenhut Lanjutkan Tahap Pendinginan dan Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla
Pedomanrakyat.com, Probolinggo – Kementerian Kehutanan, terus melakukan tahapan pendinginan dan penyisiran area bekas terbakar (mopping up) di k...
Metro17 Agustus 2026 17:18
Paskibraka Makassar Bawa Semangat TIM NARYA, Terjemahkan Jiwa Bahari Lewat Formasi Benteng Rotterdam
Pedomanrakyat.com, Makassar – Di bawah langit ikonik Lapangan Karebosi Makassar, suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan upacara peringatan deti...