Orasi di Wisuda Unanda Palopo, Syaharuddin Alrif Cerita Pengalamannya sebagai Alumni Kampus Daerah

Nhico
Nhico

Selasa, 09 Agustus 2022 07:34

Syaharuddin Alrif sampaikan Orasi Ilmiah pada Wisuda Mahasiswa Unanda Palopo.
Syaharuddin Alrif sampaikan Orasi Ilmiah pada Wisuda Mahasiswa Unanda Palopo.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Syaharuddin Alrif atau Syahar didapuk menyampaikan orasi ilmiah pada sidang senat terbuka wisuda sarjana mahasiswa Universitas Andi Djemma (Unanda) di Saodenrae Convention Centre, Kota Palopo, Senin (8/8/2022).

Di hadapan ratusan wisudawan Unanda, Syahar menceritakan pengalamannya sebagai alumni dari kampus daerah yang mampu meniti karir sebagai anggota dewan.

Syahar yang merupakan alumni STISIP Muhammadiyah Rappang, memotivasi wisudawan Unanda agar percaya diri bisa bersaing dalam berbagai bidang dengan alumni kampus lain. Dengan catatan, harus memiliki kecakapan intelektual dan skill akademik.

“Saya Alhamdulillah sudah dua periode sebagai Wakil Ketua Satu DPRD Sulsel. Saya bisa merasakan betul proses adek-adek. Saya tidak berasal dari kampus di Makassar, tapi saya bisa membuktikan bahwa mahasiswa kampus di daerah bisa membuktikan dirinya bisa bersaing dengan alumni kampus ternama,” ujar Syahar di mimbar orasi.

Selain itu, dalam orasinya, Sekretaris NasDem Sulsel ini menjelaskan bahwa mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya sebagai sarjana, memiliki beban moral terhadap keluarga dan masyarakat pada umumnya.

Syahar meminta wisudawan Unanda Palopo menyadari beban moril tersebut. Hal ini sebagai bentuk pertanggung jawaban setelah bertahun-tahun menempuh pendidikan.

“Adek-adek harus pikirkan beban morilnya sebagai sarjana. Biasanya setelah wisuda, orang-orang langsung bertanya kapan menikah, kapan kau dapat kerja. Itu bebannya,” tutur mahasiswa Doktoral Unhas ini, disambut tepuk tangan hadirin.

“Orangtua kita telah bersusah payah, sapi, kambing, hasil panen dikorban semua untuk kita semuanya. Tapi hari ini kita diwisuda, beban masyarakat beban orangtua bisakah kita balas?”

Maka dari itu, Syahar meminta wisudawan Unanda Palopo tidak berhenti hanya menempuh pendidikan sarjana. Dia mendorong para alumni melanjutkan studi hingga jenjang yang lebih tinggi.

Syahar berpendapat bahwa derajat orang-orang berilmu dalam agama Islam lebih tinggi dibanding yang tidak berpendidikan. Apalagi jika ilmu tersebut diamalkan sebagai bentuk ketaqwaan.

“Di era sekarang era digital, kalau ilmu mu hanya S1, tidak akan laku di dunia kerja. Apalagi mau jadi dosen, tidak bakalan, sekarang minimal S3,” tandas Syahar.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 April 2026 08:02
Respon Rekomendasi DPRD, RSUD Haji Makassar Fokus Benahi Layanan Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi terhadap kinerja RSUD Haji Makassar dalam pembahasan...
Metro16 April 2026 23:24
Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, PKL di BTP Bongkar Lapak Mandiri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kamis (16/4/2026),...
Metro16 April 2026 23:03
Bahas LKPJ hingga Larut Malam, Komisi E Tegaskan Kesehatan Masyarakat Tak Boleh Dikompromi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Sulawesi Selatan menggelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel...
Metro16 April 2026 22:40
Sekda Sulsel Buka High Level Meeting TP2DD 2026, Dorong Sinergi Optimalkan Pajak Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, membuka secara resmi High Level Meeting dan Asistensi C...