Panen Padi Nusantara 1 juta Hektar, Pj. Bupati Takalar harap Kualitas Benih dan Pola Tanam diperhatikan

Nhico
Nhico

Sabtu, 11 Maret 2023 18:05

Panen Padi Nusantara 1 juta Hektar, Pj. Bupati Takalar harap Kualitas Benih dan Pola Tanam diperhatikan

Pedomanrakyat.com, Takalar – Dalam rangka mendukung Ketahanan Pangan Nasional, Pj. Bupati Takalar Dr. Setiawan Aswad, M. Dev. Plg bersama Kepala Balai Besar Standarisasi Instrumen Pertanian RI, Ketua DPRD Kab. Takalar, Kapolres Takalar, Kepala Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Pertanian, Holtikultural dan Ketahanan Pangan Kab. Takalar, Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kab. Takalar lakukan panen Perdana Padi Nusantara 1 Juta Hektar di Desa Popo Kec. Galesong Selatan Kab. Takalar, Sabtu 11 Maret 2023.

Dalam sambutannya Pj. Bupati Takalar Dr. Setiawan Aswad mengatakan bahwa pesta panen kali ini merupakan nikmat yang sangat besar dari Allah SWT yang patut kita syukuri terlebih nikmat panen perdana padi diakhir musim hujan di Kab. Takalar yang mana sebagian wilayah indonesia masih diguyur hujan yang tinggi.

“Takalar sebagai salah satu penyangga kota metropolitan makassar setiap tahunnya surplus beras yang ditandai dengan seluruh irigasi teknis sudah dapat panen padi 2 sampai 3 kali bahkan di Kec. Galesong Utara sudah dapat panen 4 kali padi setahun. Sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya tanpa tergantung lagi dari suplai daratan Kabupaten Takalar” jelas Pj. Bupati Takalar.

“Hari ini kita sudah mulai panen perdana padi seluas 16,800 Hektar sampai bulan april 2023 yang akan dilanjutkan di musim tanam kedua sekitar 8000 Hektar padi gadu pertama dan sekitar 4000 hektar padi gadu kedua. Selebihnya dimusim gadu di tanami palawija dan holtikultura (sayuran dan buah buahan)” ujarnya.

Adapun luas panen pada tahun 2022 sebesar 28.947,06 hektar dengan produktivitas 5,15 kwintal/hektar sehingga Kab. Takalar tahun 2022 memproduksi padi sebanyak 149.128,03 Ton.

“Yang paling penting diperhatikan adalah kualitas benih dan pola tanam harus diperbaiki sehingga dapat menghasilkan hasil panen yang baik” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Standarisasi Instrumen Pertanian RI Dr. Ir. Fery Fahruddin Munir, M. Sc IPU ASEAN ENG dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Pertanian merupakan kegiatan mengelola sumber daya alam dengan bantuan teknologi, modal, tenaga kerja dan manajemen”. Pungkasnya.

Dalam menjaga stabilitas harga gabah, kita telah bermitra dengan pihak swasta yang akan menampung hasil panen dan tentunya sesuai dengan harga yang disepekati.

ia juga menambahkan setelah panen ini agar digerakkan kembali untuk melakukan penanaman padi mengingat sesuai dengan prediksi BMKG kedepan curah hujan akan cukup tinggi, yang secara ilmiah sesudah musim hujan panjang akan terjadi kemarau panjang sehingga diharapkan stok gabah kita mencukupi.

Panen Perdana disaksikan Camat dan Kepala Desa Popo, para Penyuluh Pertanian Kab. Takalar serta para petani di desa popo.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro30 Juli 2026 11:40
600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sebanyak 600 anak dari berbagai taman kanak-kanak (TK) di Kota Makassar ambil bagian dalam pertunjukan seni pada Perin...
Daerah30 Juli 2026 11:28
Pemkab Luwu Timur dan Indosat Jajaki Kerja Sama Wujudkan Desa Digital
Pedomanrakyat.com, Lutim – ‎Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) berkolaborasi dengan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menggelar sosialis...
Daerah30 Juli 2026 10:45
Asesor UNESCO Kunjungi Pangkep, Evaluasi Geopark Maros-Pangkep Dimulai dari PIG
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Tim asesor UNESCO melanjutkan rangkaian revalidasi Maros-Pangkep UNESCO Global Geopark di Kabupaten Pangkajene dan Kepu...
Ekonomi30 Juli 2026 09:40
Kadinsos Makassar Turun Langsung Meninjau, Pastikan Pendataan Perlinsos Berjalan Optimal
Pedomanrakyat.com, Makassar — Pemerintah Kota Makassar mulai menjalankan tahapan lapangan piloting Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) melalui pend...