Peluncuran Loka Modal, Wagub Fatmawati: UMKM Adalah Tulang Punggung Ekonomi Nasional

Muh Saddam
Muh Saddam

Jumat, 29 Agustus 2025 18:32

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mendampingi Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, meresmikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassa, Kamis (28/8/2025).

Sebelum peresmian, Wagub dan Menkop menghadiri Road Show Loka Modal yang diikuti ratusan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Sulsel. Dalam kegiatan ini, mereka menampilkan produk unggulan daerah sebagai wujud kreativitas sekaligus potensi ekonomi lokal.

Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemprov Sulsel. Menurutnya, berdasarkan data kontribusi program Kredit Usaha Rakyat (KUR), Sulsel menempati peringkat pertama nasional.

Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat UMKM, sehingga wajar bila Kemenkop UMKM menjadikan Sulsel sebagai barometer peluncuran program Loka Modal.

“Artinya ada kepedulian luar biasa dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendorong pertumbuhan UMKM. Inilah alasan Kementerian UMKM memilih Sulsel sebagai lokasi pertama peluncuran program Loka Modal,” ujar Maman.

Program Loka Modal difokuskan pada pembiayaan non-KUR dengan skema agunan lebih fleksibel. Kemenkop UMKM bahkan menggandeng Kementerian ATR/BPN agar sertifikat tanah masyarakat dapat difungsikan sebagai jaminan kredit.

Sementara itu, Wagub Fatmawati Rusdi menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas UMKM, tidak hanya dari sisi legalitas, tetapi juga pencatatan keuangan dan manajemen usaha.

“Pemerintah hadir untuk memberi dukungan kepada pelaku UMKM. Jangan ragu mengakses pembiayaan. Kami juga mengajak lembaga perbankan menghadirkan produk inklusif, cepat, dan sederhana agar UMKM mudah mendapatkan permodalan,” jelas Wagub.

Wagub menambahkan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Tahun 2024, UMKM berhasil menyerap 4,69 juta tenaga kerja, jauh di atas usaha menengah-besar yang hanya menyerap 1,22 juta pekerja. Namun, masih terdapat 46,4 juta UMKM yang belum terlayani pembiayaan formal.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UMKM, M. Rizal A. Damanik, menyebut Sulsel sebagai barometer kemajuan UMKM di Indonesia Timur.

Penyaluran kredit di wilayah Timur Indonesia mencapai Rp20 triliun lebih, dan 50 persennya ada di Sulawesi Selatan. “Ini pencapaian luar biasa,” ungkap Rizal.

Peluncuran PLUT dan Loka Modal di Sulsel diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat daya saing UMKM sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Acara ini turut dihadiri pimpinan Bank Indonesia Wilayah Sulsel, BSI, BRI, BNI, Pegadaian, PMN, Plt Kadis Koperasi dan UKM Sulsel, Kadis Perdagangan Sulsel, Dinas Koperasi Kota Makassar, serta ratusan pelaku usaha dari seluruh Sulsel.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro20 Agustus 2026 23:22
Appi Apresiasi Panin Expo 2026, Jadi Ruang Kolaborasi Dorong Ekonomi dan Investasi Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan PANIN EXPO 2026 yang...
Nasional20 Agustus 2026 22:23
Kemenhut Cetak Forestpreneur Muda, Kembangkan Lebah Trigona untuk Ekonomi Hijau
Pedomanrakyat.com, Banyumas – Kementerian Kehutanan terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya peduli terhadap kelestarian hutan, tetap...
Metro20 Agustus 2026 21:27
Ayo Ikut! Diskominfo Ajak Jurnalis dan Masyarakat Ceritakan Dampak Pembangunan Infrastruktur
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-S...
Metro20 Agustus 2026 20:24
Sampah Tak Boleh Lagi Bertumpuk, Camat-Lurah Makassar Diminta Turun Kontrol Setiap Hari
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pimpinan Pemerintah Kota Makassar, secara tegas meminta jajaran seluruh camat dan lurah memperketat pengawasan keb...