Pemprov Sulsel Pacu Penanganan Tujuh Ruas Jalan Strategis di Luwu Raya

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 29 Januari 2026 17:13

Pemprov Sulsel Pacu Penanganan Tujuh Ruas Jalan Strategis di Luwu Raya

Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus melakukan upaya peningkatan infrastruktur jalan di wilayah Luwu Raya. Saat ini, terdapat dua paket proyek perbaikan jalan yang sedang diproses melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel.

Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), paket VI perbaikan jalan menyasar tujuh ruas jalan strategis yang menghubungkan sejumlah kabupaten dan kota di Luwu Raya. Ruas tersebut meliputi jalan Batas Kabupaten Toraja Utara–Pantilang–Bua sepanjang 3,00 kilometer, serta ruas Tedong Bonga–Buntao–Batas Kabupaten Luwu sepanjang 25,96 kilometer.

Selain itu, terdapat ruas Pantilang–Bonglo–Batas Kota Palopo dengan panjang 17,43 kilometer, kemudian Batas Kabupaten Luwu–Latuppa sepanjang 5,17 kilometer. Tiga ruas lainnya berada di wilayah Kota Palopo, yakni Jalan Samiun sepanjang 0,25 kilometer, Jalan Opu Tosappaile 1,35 kilometer, dan Jalan Pong Simpin sepanjang 4,82 kilometer.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Andi Ihsan, mengatakan saat ini proses lelang paket VI masih berlangsung pada tahap pembukaan dokumen. Ia berharap proses tersebut dapat dipercepat sehingga pekerjaan fisik bisa segera dimulai.

“Informasi terakhir sementara pembukaan dokumen lelang. Insyaallah dipercepat, mudah-mudahan bisa dikerjakan akhir Februari,” ujar Andi Ihsan.

Untuk mempercepat proses tersebut, Dinas BMBK Sulsel terus berkoordinasi dengan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Pemprov Sulsel.

Selain proyek tersebut, Pemprov Sulsel juga menyiapkan paket perbaikan akses jalan menuju Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara. Wilayah ini berada sekitar 550 kilometer dari Kota Makassar dengan kondisi akses yang tergolong ekstrem.

Saat ini, perjalanan menuju Seko masih harus melalui jalan berlumpur, berbatu, dan jembatan kayu. Kendaraan roda empat hanya dapat mencapai Dusun Paladoan, sementara perjalanan dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua.

Untuk meningkatkan aksesibilitas, Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) bersama Pemprov Sulsel bersepakat melakukan pembiayaan bersama. KemenPU mengalokasikan anggaran sebesar Rp48 miliar, sementara Pemprov Sulsel menyiapkan Rp20 miliar.

“Kita sedang proses juga ini, secepatnya kita lelang,” kata Andi Ihsan. Ia menjelaskan bahwa proses lelang dari anggaran KemenPU dilakukan terpisah dengan APBD Sulsel dan saat ini paket dari KemenPU telah memiliki pemenang.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, menyebut berbagai proyek infrastruktur tersebut merupakan bentuk perhatian Pemprov Sulsel dalam meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas di wilayah Luwu Raya.

“Itu paket-paket infrastruktur di wilayah Luwu Raya sudah merupakan bentuk atensi Pemprov Sulsel terhadap pembangunan Luwu Raya,” ujar Jufri Rahman.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro26 Juni 2026 23:30
Pemkot Makassar Siapkan Sekolah Gratis di 67 Sekolah Swasta bagi Siswa yang Tak Lolos Negeri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kabar baik bagi calon peserta didik yang belum berhasil lolos ke sekolah negeri pada Seleksi Penerimaan Murid Baru...
Metro26 Juni 2026 22:29
Wali Kota Munafri Sambangi Pulau Langkai dan Lanjukang, Pastikan Pemenuhan Layanan Dasar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, kembali mengunjungi Pu...
Daerah26 Juni 2026 21:25
APBD Pinrang Surplus Rp22 Miliar, Bupati Irwan Tegaskan Anggaran Harus Berdampak ke Rakyat
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pembangunan yang ...
Metro26 Juni 2026 20:29
Wawali Makassar Tinjau Persiapan Kelurahan Gunung Sari Menuju Lomba Kelurahan Berprestasi 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Suasana penuh semangat terlihat saat Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, meninjau langsung kesiapan Kelura...