Penampakan Rumah Satu Keluarga Dokter Diduga Tewas Tertimbun di Sulbar Sebelum dan Sesudah Gempa

Editor
Editor

Sabtu, 16 Januari 2021 16:35

Penampakan Rumah Satu Keluarga Dokter Diduga Tewas Tertimbun di Sulbar Sebelum dan Sesudah Gempa

Pedoman Rakyat, Mamuju – Nasib malang menimpa dr Andriani Kadir, ia diduga beserta keluarganya meregang nyawa di sebuah rumah praktek miliknya di jalan Pongtiku, Rimuku, Kota Mamuju.

Rumah dengan dominasi warna abu-abu itu memang berdiri dengan tiga lantai, di lantai bawah kerap digunakan untuk menerima warga yang hendak berobat. Sementara dilantai dua menjadi ruang tempat tinggal sang dokter dan keluarganya.

Namun begitu, berdasarkan penelusuran awak media, rumah tersebut kini rata dengan tanah, dan hanya menyisakan puing-puing bangunan saja.

Gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter pada Jumat subuh roboh diduga akibat goncangan yang kuat.

Berikut penampakan rumah dr Andriani sebelum dan sesudah Gempa.

Sebelum Gempa

Sesudah Gempa

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Agustus 2026 12:22
Maulid DWP Makassar, Ketua Tim Penggerak PKK Makassar Ingatkan Pentingnya Doa dan Dukungan Istri
Pedomanrakyat.com, Makassar — Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, membuka kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang disel...
Metro31 Agustus 2026 11:50
DPRD Makassar Inisiasi Ranperda Jamsostek, Perkuat Perlindungan Pekerja
Pedomanrakyat.com, Makassar – DPRD Kota Makassar menginisiasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosi...
Metro31 Agustus 2026 09:06
Wali Kota Munafri Bawa Penguatan Pengelolaan Aset Daerah ke Rapat Paripurna DPRD Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajukan perubahan regulasi pengelolaan barang milik daerah. Perubahan te...
Otomotif31 Agustus 2026 08:48
Tasming Hamid Dukung Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V, 500 Offroader Ramaikan Rute Menuju Parepare
Pedomanrakyat.com, Perapare- Sebanyak 500 peserta mengikuti Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026 yang digelar selama tiga hari, 28-30 Agus...