Pengadaan 700 Maung Bagi TNI-Polri Dinilai Tak Sejalan di Tengah Efisiensi Anggaran

Nhico
Nhico

Jumat, 07 Maret 2025 07:17

Pengadaan 700 Maung Bagi TNI-Polri.
Pengadaan 700 Maung Bagi TNI-Polri.

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah menyerahkan 700 unit kendaraan khusus Maung MV3 kepada TNI dan Polri di tengah pemangkasan anggaran kementerian/lembaga.

Dosen hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, menilai semestinya pembelian Maung tersebut dilakukan jauh sebelum adanya kebijakan efisiensi anggaran.

“Pembelian 700 unit maung sesuatu yang ironis tidak sejalan dengan pencanangan efisiensi penggunaan dana negara,” kata Fickar saat dihubungi, Kamis, 6 Maret 2025.

Meski bertujuan memajukan produksi dalam negeri sekalipun, kata Fickar, pemerintah seharusnya menyesuaikan kebutuhan dengan ketersediaan anggaran. “Dari sudut etika jelas tidak etis, tapi itu tadi, apakah kontrak pembeliannya sudah dilakukan jauh hari sebelum pencanangan efisiensi?” ujar dia.

Ia menuturkan, sekalipun pemesanan Maung MV3 dilakukan sebelum perintah kebijakan efisiensi, pemerintah tetap harus meninjau ulang pengeluarannya.

Fickar juga belum menemukan urgensi dalam pembelian kendaraan militer itu. Menurut dia, saat ini TNI dan Polri tidak sedang menghadapi situasi yang mengharuskan mereka menambah armada.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi mengatakan penyerahan 700 unit Maung MV3 kepada TNI dan Polri karena kedua institusi negara tersebut membutuhkannya.

Kendaraan produksi PT Pindad itu diberikan di tengah kebijakan pemangkasan anggaran Presiden Prabowo Subianto. Hasan mengatakan kendaraan itu bukan kendaraan dinas. Kendaraan itu untuk membantu kebutuhan operasi TNI-Polri.

“Itu mobil kebutuhan operasi TNI-Polri. Untuk pelayanan dasar,” kata Hasan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin, 3 Maret 2025.

Ia mengatakan anggaran untuk pelayanan dasar tidak mengalami pemangkasan. Maung itu, kata Hasan, akan digunakan untuk kebutuhan tugas dan fungsi TNI-Polri. “Pelayanan dasar itu tidak dikenakan efisiensi. Jangan semua dipukul rata,” kata dia.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah16 Juli 2026 23:20
Nurkanaah Hadir Menguatkan Korban Kebakaran di Baranti, Serahkan Santunan Penuh Kepedulian
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengunjungi sekaligus menyerahkan santunan kepada korban bencana...
Metro16 Juli 2026 22:20
Paket 2 MYP Sulsel Terus Dikebut, Ruas Panciro–Batas Makassar Hampir Rampung
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pekerjaan Paket 2 Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Juli...
Metro16 Juli 2026 21:21
Jelang TPA Residu Berlaku, DLH Makassar Genjot Edukasi, Data, dan Ekonomi Sirkular
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada mas...
Nasional16 Juli 2026 20:24
Kementerian Kehutanan Siapkan Forest Heroes Muda Menjaga Masa Depan Hutan
Pedomanrakyat.com, Samarinda – Di tengah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa masa depan hutan Indonesia...