Pengamat Ekonomi Soal Inflasi Alami Penurunan: Bukti Kebijakan Pemprov Sulsel dalam Stabilitas Harga

Muh Saddam
Muh Saddam

Sabtu, 02 Desember 2023 13:19

Pengamat Ekonomi Soal Inflasi Alami Penurunan: Bukti Kebijakan Pemprov Sulsel dalam Stabilitas Harga

Pedomanrakyat.com, Makassar – Pengamat ekonomi, Prof Marzuki DEA, mengakui kebijakan yang dilakukan Pemprov Sulsel dalam hal pengendalian inflasi sangat baik.

Hal itu terbukti, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Inflasi di Provinsi Sulawesi Selatan mengalami penurunan.

Data terbaru BPS Sulsel, Jum’at, 1 Desember 2023, mencatat inflasi Year on Year (YoY) di Bulan November 2023 tercatat 2,79 persen. Sementara inflasi bulan ke bulan ( November 2023 terhadap Oktober 2023) tercatat 0,16 persen.

Bahkan angka inflasi Sulsel lebih rendah dibandingkan Nasional. Inflasi YoY bulan November 2023 sebesar 2,79 persen lebih rendah dibandingkan inflasi nasional 2,86 persen.

Angka inflasi itu untuk pertama kali selama lima tahun terakhir yang terendah di Indonesia.

“Saya kira, apa yang dilakukan Pemprov Sulsel, dengan berbagai kebijakannya bersama pihak terkait lainnya sudah sangat baik, bahkan melampaui target, sebab tingkat inflasi Sulsel lebih rendah dari nasional. Bravo Pemprov, bersama TPID dalam menciptakan stabilitas harga di Sulsel khususnya dan Indonesia umumnya,” kata Prof Marzuki DEA, Jumat (1/12/2023).

Terlebih, sejumlah capaian Pemprov Sulsel dalam pengendalian inflasi. Salah satu konsen Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dengan rutin melakukan pemantauan harga dan stok di pasar-pasar. Termasuk dalam gerakan pangan murah yang telah dilakukan Pemprov Sulsel.

“Sehingga memperoleh penghargaan dari pemerintah pusat (salah satunya, TPID Award 2023). Artinya Pemprov mampu mengkoordinasi dan mengawasi berbagai kebijakan yang dicanangkan bersama dengan pihak terkait di lembaga TPID sehingga masing-masing pihak dapat melaksanakan peran dan fungsinya masing-masing secara optimal,” tuturnya.

Dengan pemantauan harga dan stok yang gencar dilakukan Pj Gubernur Sulsel dan jajaran TPID Sulsel, kata dia, maka harga-harga dan ketersediaan stok dari komoditas kebutuhan utama masyarakat dapat terkendali.

“Termasuk karena adanya kebijakan harga pangan murah untuk kelompok masyarakat yang rentan terpapar akibat kenaikan harga atau inflasi dari komoditas kebutuhan pokok mereka,” ucap Guru Besar Unhas ini.

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni’matullah mengakui bahwa pencapaian ini lumayan baik. “Namun jangan terlena karena merasa sudah bagus hasilnya,” pungkasnya.

“Tetap diperlukan upaya yang konsisten dan makin luas jangkauannya. Sekaligus, itu indikasi bahwa bila pemerintah daerah ada kemauan dan program yang jelas, maka pasti ada hasil yang bisa dirasakan masyarakat,” imbuhnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik23 Februari 2024 06:41
NasDem, PKB, PKS Kompak Dukung Hak Angket Kecurangan Pemilu
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Partai NasDem, PKB, dan PKS yang tergabung dalam Koalisi Perubahan menyatakan sikap mendukung wacana hak angket yan...
Metro22 Februari 2024 21:58
Jokowi Apresiasi MNP, Sebut Pelabuhan Logistik Terbesar Kedua dan Terefisien
Pedomanrakyat.com, MAKASSAR,- Presiden Joko Widodo telah meresmikan proyek Makassar New Port (MNP), Jl Sultan Abdullah Raya, Makassar, Kamis, (22/02/2...
Metro22 Februari 2024 21:54
Jokowi Usul Pelabuhan Lama Jadi City Center Makassar, Danny: Kami Sangat Senang
Pedomanrakyat.com, MAKASSAR,- Presiden Joko Widodo mengusulkan agar pelabuhan lama Makassar, Soekarno Hatta menjadi pusat kota Makassar. Merespon hal ...
Hiburan22 Februari 2024 21:51
Vincent Rompies Harap Kasus Anaknya Diselesaikan Kekeluargaan
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Artis Vincent Rompies tengah berupaya untuk berkomunikasi dengan orang tua korban perundungan Binus School Serpong....