Pedoman Rakyat – Seorang pengawal menteri dikeluarkan dari tugas operasionalnya. Itu setelah pengawal menteri tersebut meninggalkan pistolnya di pesawat.
Dia adalah pengawal menteri luar negeri Inggris, Dominic Raab. Pengawal tersebut meninggalkan senjatanya di dalam pesawat di Heathrow.
Kabar pengawal meninggalkan pistolnya itu setelah seorang petugas kebersihan melaporkan hal itu. Petugas kebersihan tersebut menemukan pistol Glock 19 yang dimuat di sarungnya di kursi penerbangan United Airlines setelah mendarat di London pada hari Jumat.
Sebagaimana diketahui, Menteri luar negeri itu berada di Washington DC untuk berbicara dengan politisi AS tentang Brexit. Scotland Yard mengatakan penyelidikan internal sedang berlangsung.
Disadur dari BBC, petugas kebersihan membunyikan alarm setelah menemukan senjata pengawal menteri itu. Seorang juru bicara Kepolisian setempat membenarkan jika Menteri Luar Negeri sedang melakukan penerbangan pada Jumat (18/9/2020). “Dan kami menangani masalah ini dengan sangat serius,” kata pihak kepolisian setempat.
“Petugas yang terlibat sejak itu telah diberhentikan dari tugas operasional sementara penyelidikan internal sedang berlangsung,” sambungnya lagi.
Dari penyelidikan terungkap, pengawal tersebut melepas sarungnya dan meletakkannya di kursinya sebelum mengawal menteri luar negeri itu keluar dari penerbangan.
Di tempat lain, Mantan kepala pengawas Met, Nick Aldworth mengatakan, bahwa ada aturan ketat tentang penanganan senjata api, tetapi kesalahan manusia memang terjadi.
“Hal semacam ini tidak umum, tetapi memang terjadi,” katanya kepada program Today. “Itu terjadi karena manusia berada dalam sistem dan kadang-kadang manusia beroperasi di bawah tekanan yang sangat besar, terutama ketika mereka mengelola operasi bersenjata atau di tengah operasi bersenjata,” tambahnya. (adi)

Komentar