Perkembangan Sidang Komisi Kongres ke III NasDem Munculkan Sejumlah Isu Strategis

Nhico
Nhico

Senin, 26 Agustus 2024 21:33

Martin Manurung.(F-INT)
Martin Manurung.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Agenda hari kedua Kongres ke III Partai NasDem memasuki masa persidangan komisi-komisi. Dari komisi rekomendasi sendiri memunculkan sejumlah isu strategis untuk dikaji lebih dalam.

Anggota Steering Committee (SC) Kongres ke III Partai NasDem, Martin Manurung menyebutkan sedikitnya ada tiga isu besar yang disuarakan para kader NasDem antara lain terkait tata kelola bansos, penegakan hukum hingga sistem Pemilu.

“Yang pertama tadi disuarakan bahwa bansos yang seperti kita tahu bantuan sosial itu yang sudah digelontorkan sedemikian masif tapi ternyata di lapangan tidak efektif, tidak tepat sasaran dan sering kali diluncurkan bansos ini bersamaan dengan terjadinya event politik,” kata Martin, di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta Pusat, Senin (26/8).

Menurut dia rekan-rekan kader NasDem berharap melalui kongres kali ini dapat menyuarakan bahkan memerjuangkan agar bansos hanya diluncurkan pada saat keadaan darurat nasional seperti bencana dan kegawatdaruratan lainnya.

“Selebihnya jika itu terkait dengan program penanggulangan kemiskinan dan kesejahteraan sosial maka lebih baik ditingkatkan, dirapihkan baik itu dari sisi data, tata kelola, dan lain sebagainya yang terkait dengan perlindungan sosial seperti jaminan sosial dan social safety net yang lainnya,” tambah dia.

Selain bansos kader NasDem juga menggaris bawahi persoalan penegakan hukum di Indonesia yang harus berlandaskan pada penegakan hukum itu sendiri bukan menggali kasus yang sudah sangat lama, namun memunculkan kecurigaan publik hanya menjadi alat penyanderaan politik.

Selain ingin hadirnya hukum sebagai Rule of Law bukan Law of The Ruler para peserta sidang komisi rekomendasi juga memberikan suaranya tentang peningkatan peran aparat penegak hukum dalam aspek pencegahan pelanggaran hukum.

Dalam sidang kali ini juga muncul usulan rekomendasi sistem pemilu legislatif yang membuka peluang kepada semua orang untuk bisa menjadi calon anggota legislatif dengan sistem kombinasi.

“Tapi yang diusulkan oleh kawan-kawan tadi mengemuka adalah bahwa ada persentase kursi di DPR yang dikontestasikan dan ada persentase kursi DPR yang memang ditentukan dengan sistem Party List,” kata dia.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro28 Juni 2026 23:26
Respons Kilat Dinsos Makassar Tangani Lansia Terlantar, Berhasil Dipulangkan ke Keluarga
Pedomamrakyat.com, Makassar – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, kembali menunjukkan respons cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat ya...
Nasional28 Juni 2026 22:28
Sekjen Kemenhut Dorong KHDTK Tumbang Nusa Jadi Model Nasional Pengelolaan Gambut Berbasis Kolaborasi
Pedomanrakyat.com, Pulang Pisau – Pengelolaan ekosistem gambut menjadi salah satu kunci memperkuat ketahanan Indonesia menghadapi perubahan ikli...
Metro28 Juni 2026 21:30
Ayo Donor Darah! Semarak HKG PKK ke-54 dan 46 Tahun Dekranas Bantu Jaga Ketersediaan Stok Darah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Aksi donor darah menjadi salah satu kegiatan dalam rangkaian Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54...
Metro28 Juni 2026 20:31
Usai Penertiban PKL, Dinas PU Makassar Kebut Perbaikan Drainase dan Trotoar di Mariso
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, terus bergerak menindaklanjuti program penataan kota d...