Pedomanrakyat.com, Pangkep – Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dievaluasi melalui supervisi lintas kementerian yang dirangkaikan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 100 keluarga penerima manfaat (KPM), Kamis (15/10/2026).
Kegiatan di Kantor Camat Bungoro itu melibatkan Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, dan pemerintah daerah untuk mengevaluasi pelaksanaan program, memastikan bantuan tepat sasaran, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Ketua Tim PKH Pangkep, Ramzah, mengatakan supervisi tersebut turut mengevaluasi pelaksanaan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2), yang wajib diikuti KPM setiap bulan sebagai sarana pendampingan dan peningkatan kapasitas keluarga.
Baca Juga :
“Hasil pemantauan dan pelaporan kegiatan akan menjadi bahan evaluasi bagi masing-masing instansi,” kata Ramzah.
Selain evaluasi PKH, sebanyak 100 KPM PKH dan penerima bantuan sembako mendapat layanan CKG untuk memperluas akses pemeriksaan kesehatan masyarakat.
Kepala Dinas Sosial Pangkep, Zaenal Sanusi, mengatakan P2K2 juga memberikan edukasi mengenai pemanfaatan bantuan sosial, pengelolaan ekonomi rumah tangga, dan penguatan kemandirian keluarga.
Menurutnya, evaluasi dan verifikasi kelayakan penerima bantuan diperlukan untuk memastikan PKH diterima keluarga yang memenuhi kriteria.
Hasilnya juga menjadi bahan pertimbangan dalam proses graduasi atau pengakhiran kepesertaan bagi keluarga yang tidak lagi memenuhi persyaratan.
Pemerintah Kabupaten Pangkep berharap supervisi lintas kementerian tersebut dapat memperkuat efektivitas PKH, meningkatkan ketepatan sasaran bantuan, serta mendorong keluarga penerima manfaat menuju kesejahteraan dan kemandirian.

Komentar