Plt Bupati Maros: Rokok Ilegal Gerus Pendapatan Daerah dan Ancam Pelayanan

Nhico
Nhico

Rabu, 06 November 2024 22:50

Plt Bupati Maros: Rokok Ilegal Gerus Pendapatan Daerah dan Ancam Pelayanan

Pedomanrakyat.com, Maros — Pj Bupati Maros, Suhartina Bohari, secara resmi membuka sosialisasi tentang dampak negatif rokok ilegal terhadap pendapatan pajak daerah dan pentingnya pemberantasan produk tanpa cukai di Kabupaten Maros. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Camat Moncongloe pada Selasa (5/11/2024) ini dihadiri oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Maros, H. Eldrin Saleh, Camat Moncongloe Herwan, serta Forkopimcam dan para kepala desa di Kecamatan Moncongloe. Dalam pidatonya, Suhartina menyoroti bagaimana peredaran rokok ilegal dapat mengurangi pendapatan daerah yang berujung pada berkurangnya dana untuk pelayanan publik. Menurutnya, rokok tanpa cukai tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga berdampak negatif pada perekonomian lokal. Baca juga: PAD Kabupaten Maros Capai 91 Persen Jelang Akhir Tahun, Tiga OPD Masih Tertinggal Baca juga: Bupati Maros Target RSUD Camba Beroperasi Awal 2025, Rekrut 162 Tenaga Kesehatan “Peredaran rokok ilegal menjadi tantangan serius yang merugikan banyak pihak. Selain menurunkan pendapatan daerah, peredaran rokok ilegal juga menghambat upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Suhartina. Baca juga: Lima Pohon Tumbang dan Satu Rumah Rusak, BPBD Maros Bentuk Posko Siaga Bencana Ia mengajak semua elemen masyarakat, aparat penegak hukum, dan pemerintah untuk berkolaborasi dalam memberantas rokok ilegal. Sosialisasi ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar memilih produk rokok dengan cukai resmi, yang mana hasilnya langsung berdampak pada pemasukan pajak untuk pembangunan daerah. Di akhir sambutannya, Suhartina mengimbau masyarakat agar melaporkan aktivitas peredaran rokok ilegal yang ditemukan di lingkungan mereka. Menurutnya, dukungan masyarakat sangat penting dalam memastikan pemberantasan rokok ilegal berjalan efektif dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Maros. Melalui kegiatan ini, pemerintah Kabupaten Maros berharap bisa membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kepatuhan cukai sebagai upaya mendukung pembangunan yang berkelanjutan di daerah.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro08 Juli 2026 18:30
Pemkot Makassar Usulkan 79 Sekolah ke Pusat Agar Revitalisasi, Sekolah di Pulau Masuk Daftar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mendampingi Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan Das...
Politik08 Juli 2026 17:26
Lukman B. Kady: Musda XI Golkar Sulsel Digelar 18 Juli, Ketum Bahlil Dijadwalkan Membuka Acara
Pedomanrakyat.com, Makassar – Panitia Penyelenggara atau Organizing Committee (OC) Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan m...
Metro08 Juli 2026 16:34
Muhammad Sadar Minta Pemerintah Kaji Matang Penggunaan Aspal Buton di Proyek Multiyears
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem, Muhammad Sadar, meminta pemerintah, khusu...
Metro08 Juli 2026 15:37
Proyek MYP Pemprov Sulsel Berjalan di Lima Paket Sekaligus
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pelaksanaan Multi Years Project (MYP) yang mencakup penanga...