Plt Kepala Bapenda Palopo Ibnu Hasyim Resmikan Aplikasi Simpada Kolaborasi Bank Sulselbar

Nhico
Nhico

Senin, 15 November 2021 15:04

Plt Kepala Bapenda Palopo Ibnu Hasyim.
Plt Kepala Bapenda Palopo Ibnu Hasyim.

Pedoman Rakyat, Palopo – Pemerintah Kota Palopo melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kota Palopo melaunching aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pajak Daerah (Simpada) di ruang Ratona Kantor walikota, Senin (15/11/2021).

Aplikasi tersebut lahir dari kolaborasi Pemkot Palopo dengan Bank Sulselbar.

Plt Kepala Bapenda Palopo, Muh Ibnu Hasyim mengatakan aplikasi ini sebagai langkah untuk mewujudkan sistem digitalisasi pembayaran yang akuntabel dan transparan.

“Melalui aplikasi ini, masyarakat semakin dimudahkan. Bisa bayar pajak lewat aplikasi ini,” katanya.

Direktur Operasional dan TI PT Bank Sulselbar Irmayanti Sultan yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan digitalisasi erat kaitannya dengan sebuah ekosistem.

“Sejak tahun 2018 lalu, Banksulselbar telah mencanangkan fokus digitalisasi. Yang pertama adalah produk dan layanan. Kedua, bisnis proses untuk mendukung operasional bank. Ketiga, elektronifikasi pemda serta keempat ialah kolaborasi antar lembaga untuk mendukung poin tadi,” kata Irmayanti.

Di tahun 2019, pihaknya bersama KPK juga telah mengadakan alat rekam pajak online (M-Pos) yang bertujuan merekam penghasilan usaha dengan harapan PAD bisa meningkat.

“Dan pada akhirnya membawa PAD bisa meningkat dan transparan,” jelasnya.
Irmayanti juga membeberkan keunggulan aplikasi Simpada, sebuah platform digital yang dilengkapi kemudahan terhubung dengan aplikasi lainnya.

“Ini akan membantu pemkot Palopo dalam pengembangan apapun. Pembayaran, perizinan, maupun program bantuan lainnya. Simpada dapat digunakan seluruh masyarakat. Kita juga bekerjasama dengan tokopedia, link aja dan lainnya,” katanya lagi.

“Kami berharap simpada ini bisa membawa manfaat untuk seluruh masyarakat dalam hal kemudahan membayar pajak. Apalagi ini bisa dimanfaatkan 24 jam,” tegasnya.

Sementara itu, Walikota Palopo HM Judas Amir menilai program ini akan dinyatakan berhasil jika ada wajib pajak yang membayar jam 3 dini hari.

“Artinya dia (wajib pajak) bangun kencing, lalu ingat pajak belum dibayar. Kemudian ambil HP dan bayar, ini yang saya katakan berhasil,” katanya disambut aplaus tamu undangan.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro21 April 2026 23:13
Hadapi El Nino, Ismail Ingatkan Krisis Air di Wilayah Utara
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail, menyoroti persoalan kebutuhan air bersih di wilayah utara Kota Makassar di ...
Metro21 April 2026 22:38
Wali Kota Makassar Hadiri Rakor Pengembangan Infrastruktur Dasar, Fokus PSEL di Antang
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat penanganan persoalan persampahan secara ...
Metro21 April 2026 22:18
Momentum Hari Kartini, Kaukus Perempuan DPRD Sulsel Evaluasi Perda Perlindungan Anak
Pedomanrakayat.com, Makassr – Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Sulawesi Selatan menggelar forum group discussion (FGD) terkait penguatan perlindungan ...
Politik21 April 2026 21:32
Instruksi Kaesang Dijalankan, PSI Pangkep Konsolidasi hingga Akar Rumput, Pastikan Mesin Partai Bergerak
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pangkep mulai mengintensifkan konsolidasi inte...