Polisi Tangkap Pembuang Bayi Bungkus Baju Sekolah di Gowa, Pelaku Akui Malu Anak Hasil di Luar Nikah

Jennaroka
Jennaroka

Rabu, 02 Juni 2021 19:05

Pelaku pembuang bayi yang diinterogasi polisi.
Pelaku pembuang bayi yang diinterogasi polisi.

Pedoman Rakyat, Gowa – Kepolisian Resor (Polres) Gowa akhirnya mengungkap siapa pelaku yang tega membuang bayi di area perkebunan terbungkus baju seragam sekolah belum lama ini.

Dari serangkaian proses penyelidikan polisi mengamankan seorang wanita inisial RM (22) yang merupakan ibu bayi malang tersebut. RM diamankan polisi di kediamannya di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulsel, Senin (31/5/2021) lalu.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir mengatakan, saat diamankan dan diintrogasi RM mengakui perbuatannya. Di hadapan polisi RM nekat membuang bayi yang digugurkannya, karena hamil di luar nikah.

“Dia melakukan hubungan asmara terhadap seorang laki-laki inisial FN. Sudah 6 bulan lalu berhubungan. Dan hamil 7 bulan. Ketika RM ini menyampaikan bahwa dirinya hamil FN tidak menggubrisnya dan tidak bertanggung jawab. Alasan RM melakukan ini (menggugurkan kandungannya) dia menghindari aib,” kata Jufri kepada wartawan di kantornya, Rabu (2/6/2021) petang.

Kata Jufri, RM hanya seorang diri menggugurkan kandungannya, dengan cara mencari tahu tahu lewat internet. “RM sendiri menggugurkan kandungannya sendiri dengan meminum sprite dan obat sebanyak dua kali. Cara menggugurkan dia melihat dan belajar di internet,” jelasnya.

Sementara, pria yang tidak bertanggung jawab inisial FN itu masih dalam pencarian polisi. “Pelaku FN atau si laki-laki ini masih kita masih dalam pencarian. Hubungan mereka berpacaran,” tegas Jufri.

Jufri menjelaskan, RM pun bakal dijerat pasal 77A juncto pasal 45A nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. “Ancaman kurungan penjara maksimal 10 tahun,” tandasnya.

Sebelumnya, warga Dusun Biringbalang, Desa Julukanayya, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), dibuat gempar dengan penemuan orok bayi yang dibungkus dengan baju sekolah di sebuah lahan kebun.

Orok bayi yang sudah membusuk itu ditemukan pertama kali oleh seorang warga bernama Aziz (43) yang sedang mencari bibit buah-buahan di kebun miliknya, pada Senin (24/5/2021) malam.

Warga yang terkejut dengan penemuan orok bayi yang belum diketahui jenis kelaminnya itu segera menghubungi pihak kepolisian.

Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan membenarkan perihal penemuan orok bayi tersebut. Ia mengatakan sementara orok bayi tersebut sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar untuk dilakukan pemeriksaan.

Penulis : Reza

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Juni 2026 20:30
Tinjau Lokasi Kebakaran, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk RSUD Syekh Yusuf
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pemuliha...
Metro01 Juni 2026 19:28
Munafri Arifuddin Hadiri Syukuran HUT Kodam XIV/Hasanuddin, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri acara Syukuran Dirgahayu ke-69 Komando Daerah Militer (Kodam) XI...
Metro01 Juni 2026 18:29
Hadiri Sannipata Waisak 2026, Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan ...
Metro01 Juni 2026 17:34
Legislator NasDem sebut Pancasila Hidup Lewat Budaya, Generasi Muda Jangan Kehilangan Jati Diri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimaknai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud, sebagai penging...