Potensi Tambah PAD, Komisi D DPRD Sulsel Tinjau Pelabuhan Maccini Baji di Pangkep

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 23 Januari 2025 21:48

Komisi D DPRD Sulsel Tinjau Pelabuhan Maccini Baji Pangkep.
Komisi D DPRD Sulsel Tinjau Pelabuhan Maccini Baji Pangkep.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi D DPRD Sulawesi Sletan, membidang oembangunan melakukan kunjungan kerja, di Kabupaten Barru dan Pangkep, pada Kamis (23/01/2025).

Kunjungan kerja itu, dipimpin langsung Ketua Komisi D DPRD Sulsel Ketua Kadir Halid. Di Kabupaten Barru rombongan mengunjungi jalan rusak dan Pelabuhan Maccini Baji di Pangkep.

Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid mengatakan bahwa, kunjungannya di Pelabuhan Maccini Baji di Pangkep, untuk melihat aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Legislator Golkar Sulsel ini, mengasakan bahwa pelabuhan ini memiliki potensi untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD). Meski ada beberapa hal yang wjib untuk segera dibenahi.

“Saya lihat banyak sekali kapal-kapal sandar, baik kapal pengangkut semen, penumpang. Tapi menyangkut sewa sandaran di Pelabuhan, masih diambil pusat (Kemenhub),” jelas Kadir.

Kadir mengaku, Komisi D DPRD Sulsel akan melakukan konsultasi ke Kemenhub agar penghasilan sembilan pelabuhan yang sudah diserahkan ke Pemprov Sulsel, juga ikut diberikan.

“Harusnya diserahkan semua kepada Pemprov. Kalau sudah diserahkan semua, harusnya juga diserahkan penghasilannya yang melekat di situ. Selain itu, penerangan jalan masuknya harus diperbaiki, sandaran kapalnya harus diperbaiki,” bebernya.

Sementara kunjungan di Barru, kata Kadir, pihaknya meninjau Jalan Poros Pekkae di Desa Harapan, Kecamatan Tanete Riaja, Barru yang mengalami rusak parah akibat longsor pada Desember 2024 lalu. Jalan Provinsi ini menghubungkan antara Barru dan Soppeng.

“Kan ada pekerjaan jalan kurang lebih 2,2 KM untuk Jalan Poros Bulu Dua tahun 2024. Dari 2,2 KM itu, ada yang amblas. Dan memang itu berbahaya sekali,” terang Kadir

Kadir menuturkan, jalan yang amblas tersebut memang masih bisa dilalui kendaraan termasuk mobil. Hanya saja, cuma cukup untuk satu mobil saja. Selain itu, titik yang amblas juga tepat berada di tikungan.

“Jadi saya minta kepada Dinas Bina Marga untuk secepatnya diantisipasi, minimal ditimbun atau diapa, agar bisa dilalui dua mobil. Tadi (saya lihat) memang sangat rawan, apalagi pas jalan tikungan, sehingga harus cepat diantisipasi,” bebernya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik02 Mei 2026 22:18
Kaesang Lantik Eks Sekretaris PDIP Pimpin PSI NTB, Dorong Penguatan hingga Akar Rumput
Pedomanrakyat.com, Mataram – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DP...
Metro02 Mei 2026 20:40
Kabar Baik! Pemkot Makassar Permudah Akses SPMB 2026 Secara Online Lewat LONTARA+
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, lewat Dinas Pendidikan Kota Makassar, resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SP...
Metro02 Mei 2026 18:28
MRR Sebut 84,5 Persen Peserta Inginkan Andi Amran Kembali Pimpin IKA Unhas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas), Muhammad Ramli Rahim (MRR),...
Metro02 Mei 2026 17:31
Hardiknas 2026: Munafri-Aliyah Hadirkan Program Pendidikan Inklusif dan Berkeadilan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Makassar, untu...