Program Cash Voucher dari Yayasan Hadji Kalla Tingkatkan Daya Pulih Penyintas Bencana Kebakaran

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 23 Juli 2025 18:37

Tim Yayasan Hadji Kalla mengunjungi warga di lokasi kebakaran yang terjadi di Jl Pampang, Kota Makassar, beberapa waktu lalu.
Tim Yayasan Hadji Kalla mengunjungi warga di lokasi kebakaran yang terjadi di Jl Pampang, Kota Makassar, beberapa waktu lalu.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Dalam semangat kemanusiaan yang berkelanjutan, Yayasan Hadji Kalla melalui Lembaga Amil Zakatnya melanjutkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana, khususnya kebakaran pemukiman, melalui Program Bantuan Penanggulangan Dampak Bencana Kebakaran Tahun 2025.

Sepanjang April hingga Juli 2025, sebanyak 130 Kepala Keluarga (KK) terdampak dari 19 titik kebakaran di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa telah terdata dan menjadi penerima manfaat dalam program ini.

Dalam pelaksanaannya, program ini menekankan pada efektivitas dan keberpihakan dengan menerapkan pendekatan bantuan berbasis cash voucher – sebuah metode yang memungkinkan para penyintas untuk menentukan sendiri kebutuhan prioritas mereka pasca peristiwa kebakaran yang menghancurkan tempat tinggal dan harta benda.

Humanity & Environment Care Program Manager Yayasan Hadji Kalla, Sapril Akhmady, mengungkapkan, distribusi bantuan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Hingga akhir Juli, sebanyak 93 dari 130 paket bantuan telah didistribusikan secara langsung ke para penerima, sementara 107 paket dalam proses penyaluran.

“Skema bantuan cash voucher terbukti memberikan fleksibilitas yang lebih besar dibanding bantuan barang, dengan mengurangi risiko ketidaksesuaian kebutuhan, duplikasi bantuan, serta mempercepat proses pemulihan. Para penyintas dapat menggunakan voucher ini untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak, seperti pakaian, alat memasak, perlengkapan anak, hingga peralatan kerja sederhana yang mendukung keberlangsungan hidup sehari-hari mereka,” ungkapnya.

Model distribusi ini dinilai mampu menjangkau penyintas dengan lebih cepat dan lebih bermartabat, serta mendorong pemulihan ekonomi keluarga secara langsung tanpa ketergantungan pada pihak penyalur.

Selain aspek teknis, pendekatan ini juga memulihkan sisi psikososial masyarakat yang terdampak.

Memberikan kebebasan bagi para korban untuk memilih kebutuhan mereka bukan hanya soal pemberian bantuan, tetapi juga upaya mengembalikan kendali dan rasa percaya diri mereka dalam situasi krisis.

Penerapan metode ini didukung dengan proses pendataan berbasis verifikasi lapangan, kolaborasi dengan aparat kelurahan dan tokoh masyarakat, serta pengawasan akuntabel dari tim keuangan dan relawan.

Distribusi dilakukan dengan memperhatikan kecepatan dan integritas. Menjadikan program ini tidak hanya responsif, tetapi juga adaptif terhadap konteks lokal dan ragam kebutuhan warga.

“Yayasan Hadji Kalla menyadari bahwa kebakaran pemukiman merupakan salah satu bentuk bencana sosial yang memiliki dampak luas terhadap kehidupan keluarga berpenghasilan rendah di kawasan padat penduduk. Oleh karena itu, model intervensi yang digunakan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga strategis sebagai jaring pengaman sosial yang mendukung daya tahan masyarakat miskin kota dalam menghadapi risiko serupa di masa depan,” ujar Sapril.

Program ini merupakan bagian dari pilar Kemanusiaan dan Lingkungan Yayasan Hadji Kalla yang menempatkan nilai keadilan sosial dan keberlanjutan sebagai prinsip utama.

Ke depan, Yayasan Hadji Kalla akan terus memperkuat kapasitas respon bencana non-alam, memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat sipil, serta memastikan bahwa setiap bantuan menjangkau yang membutuhkan pada waktu yang tepat dan cara yang paling bermakna.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Juni 2026 20:30
Tinjau Lokasi Kebakaran, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk RSUD Syekh Yusuf
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pemuliha...
Metro01 Juni 2026 19:28
Munafri Arifuddin Hadiri Syukuran HUT Kodam XIV/Hasanuddin, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri acara Syukuran Dirgahayu ke-69 Komando Daerah Militer (Kodam) XI...
Metro01 Juni 2026 18:29
Hadiri Sannipata Waisak 2026, Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan ...
Metro01 Juni 2026 17:34
Legislator NasDem sebut Pancasila Hidup Lewat Budaya, Generasi Muda Jangan Kehilangan Jati Diri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimaknai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud, sebagai penging...