Proyek Jembatan Miliaran Ambruk, Bupati Barru Tegaskan Rekanan Harus Bertanggungjawab

Editor
Editor

Sabtu, 04 Januari 2020 12:55

Proyek Jembatan Miliaran Ambruk, Bupati Barru Tegaskan Rekanan Harus Bertanggungjawab

Pedoman Rakyat, Barru – Bupati Barru Suardi Saleh angkat bicara mengenai ambruknya rangka jembatan di atas sungai yang menghubungkan Pallae dan Padangloang di Desa Lampoko, Balusu akibat arus sungai yang deras.

Kepada wartawan, Suardi Saleh mengatakan, jauh hari sebelum kejadian, ia sudah meninjau langsung pengerjaan proyek yang menelan anggaran Rp1,9 miliar tersebut. Bahkan, ia sempat mewanti-wanti atau mengingatkan rekanan mengenai potensi yang bisa ditimbulkan jika tak di cor sebelum musim hujan.

“Jauh sebelum kejadian, saya memang sudah datang meninjau. Saat itu, saya peringatkan langsung kepada rekanan agar ini diwanti-wanti. Jika pengecoran tidak segera dilaksanakan maka jika hujan tiba dan air sungai meluap, maka konstruksi bisa goyang. Dan betul yang saya bilang itu, akhirnya ambruk dan hanyut,” kata Suardi di Barru, Jumat (03/01/20) malam. 

Suardi Saleh menambahkan, pihaknya sudah mendapat laporan dari pejabat pembuat komitmen jika rekanan akan bertanggungjawab. Termasuk akan memberikan denda sesuai prosedur, karena sudah melebihi batas waktu yang telah ditentukan.

“Rekanan tetap harus bertanggungjawab. Penyampaian dari  PPK-nya, rekanan katanya siap melanjutkan. Terlebih memang dananya masih tersedia. Ini menjadi perhatian khusus bagi saya, harus segera diselesaikan,” tambah Suardi.

Soal rangka yang ambruk, Suardi Saleh memerintahkan untuk membongkar ulang dan membuat kembali rangka yang lebih kuat. Selain itu, pihaknya berkomitmen akan menyelesaikan pengerjaan proyek jembatan itu.

Seperti ramai diberitakan, sebagian rangka jembatan hanyut akibat arus sungai. Beruntung tak ada korban jiwa saat kejadian, karena para pekerja sedang beristirahat.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut, Mas’udi mengurai, pihaknya sudah menginstruksikan kontraktor agar berhenti bekerja sementara waktu, sambil menunggu data curah hujan dari BPBD. Pihaknya memastikan, proyek itu akan tetap berlanjut nantinya.

Mengenai penyebab hanyutnya rangka jembatan itu, Mas’udi menjelaskan, hal itu disebabkan tiang penyangga tidak mampu menahan derasnya arus sungai. Ditambah lagi, sampah kayu yang ikut menghantam konstruksi jembatan.

Kendati demikian, masih ada besi jembatan yang bisa diselamatkan. Termasuk proyek itu belum dicor saat kejadian, sehingga jumlah kerugian dari pihak kontraktor diyakini tidak terlalu besar.

Progres pembangunan fisik jembatan itu, sudah mencapai 80 persen. Proyek tersebut berasal dari dana APBD Kabupaten Barru senilai Rp 1,9 miliar lebih.(MAP)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah13 Juni 2026 20:32
130 Jemaah Haji Kloter 16 Tiba di Pinrang, Disambut Haru di Masjid Agung Al-Munawwir
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Sebanyak 130 jamaah haji asal Kabupaten Pinrang yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 16 Embarkasi Ujung Panda...
Metro13 Juni 2026 19:29
Wali Kota Makassar Buka dan Meriahkan di Turnamen Padel Purna Praja Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka Turnamen Padel Ikatan Keluarga Besar Ikatan Keluarga A...
Metro13 Juni 2026 18:37
Hasil Perjuangan Munafri Ke Pusat, Pete-pete Laut Kini Dinikmati Warga Sangkarrang Secara Gratis
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kehadiran layanan transportasi laut gratis “Pete-pete Laut” di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang menjadi...
Metro13 Juni 2026 17:25
Akademisi Unhas Nilai Pete-pete Laut Pertegas Keberpihakan Munafri kepada Warga Kepulauan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kehadiran layanan transportasi laut gratis “Pete-pete Laut” yang diprogramkan oleh Wali Kota Munafri A...