PSBB Makassar Jilid Dua, Dewan Ingatkan Logistik Harus Siap

Editor
Editor

Kamis, 07 Mei 2020 16:35

PSBB Makassar Jilid Dua, Dewan Ingatkan Logistik Harus Siap

Pedoman Rakyat, Makassar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengingatkan kesiapan logistik untuk perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Makassar yang harus lebih siap dibanding sebelumnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Fraksi PDIP Andi Suhada Sappaile menjelaskan, meski ada perkembangan positif di tahap pertama, masih ada persoalan dimana logistik belum maksimal, padahal kondisi sebagian masyarakat tanpa pekerjaan akibat kebijakan pemerintah semakin menekan ekonomi mereka.

“Selama pemberlakuan PSBB memang selalu ada tambahan apakah itu ODP, PDP maupun yang positif Covid-19, walaupun dibarengi jumlah yang meninggal kurvanya flat dan kesembuhan pasien yang dirawat juga sudah mengalami peningkatan. Sekarang yang jadi masalah tidak disiplinnya sebagian masyarakat terhadap pemberlakuan PSBB ini karena dipicu dengan kondisi ekonomi,” katanya.

Dia mengingatkan, pemerintah seharusnya sudah bisa membuat kepususan lebih baik jika berkaca dengan kondisi sebelumnya. Pada tahap kedua ini, pemerintah semestinya sudah lebih siap.

“Jadi intinya kalau PSBB jilid dua akan diberlakukan Pemkot harus betul-betul siap dengan kondisi logistik yang harus dibagikan buat masyarakat sehingga mereka tidak perlu ke luar rumah kalau betul-betul tidak ada keperluan yang mendesak,” katanya.

Suhada optimis, jika pemerintah betul-betul bisa menerapkan hal ini maka rantai penularan benar-bemar dapat diputus nantinya.

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Makassar Nunung Desniar menyarakan hal serupa, dia menilai pola tingkah laku masyarakat sangat erat kaitannya dengan ekonomi mereka yang merasa tidak dijamin oleh pemerintah.

“Semrawutnya pendataan dan distribusi bantuan sosial membuat masyarakat merasa tidak terjamin hidupnya selama tinggal di rumah, sehingga lebih memilih tetap ke luar rumah,” kata Nunung. Rabu,(6/5/2020).

Sementara mereka terus dipaksa untuk tinggal di rumah, padahal mereka butuh makan untuk keluarganya. Dalam kondisi demikian pemerintah tidak berhak menyalahkan mereka.

Selain itu sosialisasi dinilai masih belum optimal, pasalnya hingga saat ini terkesan pemerintah hanya satu-satunya yang bergerak, padahal untuk penerapan PSBB semua unsur perlu dilibatkan lantaran hal ini menjadi persoalan bersama yang melibatkan semua kalangan.

“Semua unsur harus memiliki kesadaran untuk bergerak bersama melawan wabah ini, tapi pemerintah gagal membangun kesadaran ini,” ujar legislator Gerindra ini.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro30 Juli 2026 23:26
PAMUNGKAS Bapenda Makassar: Cek Data, Cetak SPPT hingga Bayar Pajak Bisa dari Rumah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar terus mendorong transformasi digital dalam pelayanan perpajakan da...
Nasional30 Juli 2026 22:28
Wujudkan Indonesia Asri, Presiden Prabowo Instruksikan Penanaman Ratusan Juta Pohon
Pedomanrakyat.com, Batang – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mendampingi Presiden RI, Prabowo Subianto saat Kunjungan Kerja di Kab. B...
Metro30 Juli 2026 21:31
Tinjau Proyek Jalan Multi Years, KPK: Terkendali dan Berjalan Baik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Koorsup) Wilayah IV melalui Satuan Tugas (Satgas) IV.2 Komisi Pemberantasan K...
Metro30 Juli 2026 20:27
Kalla Beton Dukung Pembangunan Stadion Sudiang Makassar Lewat Suplai Ready Mix
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kalla Beton kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis di Indonesia melalui p...