Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi (Cicu), menerima langsung aspirasi ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Sulawesi Selatan di depan kantor sementara DPRD Sulsel, Rabu (24/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Rachmatika Dewi didampingi Anggota DPRD Sulsel Fraksi PPP, Salman Al Faris Karsa. Keduanya menemui perwakilan massa aksi yang menyampaikan dukungan terhadap sejumlah program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Rachmatika Dewi menegaskan bahwa DPRD Sulsel selalu membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.
Baca Juga :
“DPRD adalah rumah rakyat. Oleh karena itu, apa pun aspirasi yang disampaikan kepada kami akan diterima dengan pintu yang selalu terbuka,” kata Cicu.
Menurutnya, kehadiran pimpinan dan anggota DPRD dalam menerima massa aksi menjadi bentuk komitmen lembaga legislatif untuk mendengar, mengawal, dan menjembatani kepentingan masyarakat.
Aspirasi yang disampaikan Aliansi Rakyat Sulsel antara lain dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga pengembangan Kampung Nelayan.
Cicu menjelaskan bahwa program-program tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat. Meski demikian, DPRD Sulsel memiliki fungsi untuk meneruskan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat kepada pemerintah yang berwenang.
“Sebagai wakil rakyat, kami memiliki fungsi untuk menjembatani dan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat. Karena itu, seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.
Ia menilai perbedaan pandangan di tengah masyarakat merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus dihormati.
Sebelumnya, DPRD Sulsel juga menerima aspirasi yang meminta evaluasi hingga penghentian Program Makan Bergizi Gratis.
Namun kali ini, masyarakat justru meminta program tersebut tetap berjalan dengan sejumlah penyempurnaan.
“Dalam setiap program tentu ada pro dan kontra. Kemarin kami menerima aspirasi yang meminta penghentian MBG, sementara hari ini kami menerima aspirasi yang mendukung agar program itu tetap berjalan dengan berbagai evaluasi dan perbaikan,” jelas Cicu.
Legislator fraksi NasDem Sulsel itu juga menyoroti salah satu spanduk yang dibawa peserta aksi bertuliskan ‘Jangan Hapus MBG, Banyak Janda Bergantung’.
Lanjutnya, pesan tersebut menunjukkan bahwa program pemerintah tidak hanya memberikan manfaat kepada penerima utama, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaannya.
Karena itu, ia menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan program-program pro-rakyat dengan tetap melakukan evaluasi secara berkala agar pelaksanaannya tepat sasaran.
“Setiap kekurangan harus dievaluasi. Namun program-program ini menyangkut kepentingan masyarakat luas. Karena itu, program harus berjalan sesuai tujuan dan dievaluasi secara menyeluruh agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan segelintir pihak,” tegasnya.
Sebelumnya, ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Sulsel menggelar aksi unjuk rasa di Kota Makassar. Massa bergerak dari kawasan Flyover Makassar menuju Gedung DPRD Sulsel sambil membawa spanduk dan plakat yang berisi dukungan terhadap berbagai program pemerintah.
Jenderal Lapangan Aliansi Rakyat Sulsel, Sulkifli Tahit, dalam orasinya menyampaikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai berpihak pada kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan nasional.
Selain mendukung Program Makan Bergizi Gratis, massa juga mendorong penguatan Koperasi Merah Putih, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, peningkatan fasilitas pendidikan, serta pengembangan kawasan pesisir dan perlindungan bagi masyarakat nelayan.
Melalui penerimaan aspirasi tersebut, Cicu kembali menegaskan komitmen DPRD Sulsel untuk memastikan setiap suara masyarakat mendapat ruang dan perhatian dalam proses pembangunan daerah maupun nasional.
Menurutnya, DPRD harus terus hadir sebagai jembatan antara rakyat dan pemerintah guna mewujudkan pembangunan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

Komentar