Legislstor Sulsel Asni Soroti Banyak Aset Pemprov Tak Bernilai Ekonomi, Minta Dikelola Lebih Serius

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 06 Agustus 2026 17:27

Anggota DPRD Sulsel, Hj Asni.
Anggota DPRD Sulsel, Hj Asni.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Perda Pengelolaan Barang Milik Daerah DPRD Sulawesi Selatan, Hj Asni, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel lebih serius mengelola aset daerah agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Asni usai mengikuti rapat pembahasan Ranperda bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Ruang Komisi D DPRD Sulsel, Kamis (6/8/2026).

Menurut legislator tersebut, masih banyak aset milik Pemprov Sulsel, mulai dari tanah, gedung hingga mess, yang belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, aset-aset itu dibeli menggunakan uang rakyat dan seharusnya mampu memberikan nilai tambah bagi daerah.

“Hampir semua OPD yang kami inventarisasi masih memiliki aset yang belum termanfaatkan dengan baik. Padahal ini aset milik rakyat karena dibeli dari uang rakyat, sehingga harus dikelola secara maksimal,” kata Asni.

Ia menilai persoalan utama bukan terletak pada pendataan aset, melainkan pada pola pengelolaannya yang belum optimal. Akibatnya, banyak aset yang tidak produktif dan tidak memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

“Asalnya bukan karena datanya tidak ada, tetapi cara pengelolaannya. Masih ada yang terkesan tidak merasa memiliki aset tersebut, sehingga banyak aset yang dari tahun ke tahun tidak memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Asni mendorong Pemprov Sulsel menerapkan sistem pengelolaan aset berbasis digital.

Menurutnya, digitalisasi akan memudahkan pemerintah memantau kondisi aset, mengetahui tingkat produktivitasnya, hingga menyusun langkah pemanfaatan yang lebih efektif.

“Kalau dikelola dengan sistem digital yang baik, pimpinan bisa melihat setiap saat mana aset yang produktif dan mana yang belum. Dari situ bisa disusun strategi agar aset tersebut menghasilkan,” jelasnya.

Politisi PAN Sulsel itu optimistis, apabila seluruh aset daerah dikelola secara profesional, kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan meningkat signifikan.

Bahkan, aset tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kalau aset ini dikelola dengan baik, manfaatnya luar biasa. PAD bisa meningkat, dan hasilnya kembali untuk masyarakat melalui berbagai program pembangunan maupun pemberdayaan ekonomi,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro06 Agustus 2026 23:30
Hadapi Kemarau Panjang, Appi Minta PDAM Makassar Jaga Pelayanan, hingga Integritas Pegawai
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Mak...
Nasional06 Agustus 2026 22:42
Kemenhut Himpun Masukan untuk Penyempurnaan Peta Arahan Pemanfaatan Hutan Tahun 2026
Pedomanrakyat.com, Bali – Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) terus memperkuat tata kelola pemanfa...
Metro06 Agustus 2026 22:22
Pekan Ibu Menyusui Dunia 2026, TP PKK Makassar Edukasi 300 Ibu Hamil dan Kader PKK tentang ASI Eksklusif
Pedomanrakyat.com, Makassar – Tim Penggerak PKK Kota Makassar turut menyemarakkan peringatan Pekan Ibu Menyusui Dunia (World Breastfeeding Week) Tah...
Daerah06 Agustus 2026 21:41
Di Era Bupati Syaharuddin Alrif, 300 Petani Sidrap Dilatih Teknologi Smart Farming Berbasis Digital
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Sebanyak 300 petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mendapat pelatihan penggunaan teknologi pertanian berbas...