Ray Suryadi: Kawasan Pasar Cidu Bisa Jadi Ikon Kuliner Malam Kebanggaan Makassar

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 23 Juli 2025 22:32

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad.
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad, menekankan pentingnya penataan Pasar Cidu berpihak kepada ekonomi warga.

Pasalnya kata dia, Pasar Cidu bukan sekadar tempat berkumpulnya pedagang kaki lima, namun sudah menjelma menjadi salah satu ikon kuliner malam Makassar, khususnya di wilayah utara kota.

Kawasan ini, tekan dia, bahkan telah menarik perhatian wisatawan dari luar kota hingga mancanegara.

“Ini fenomena yang tumbuh dari bawah. Warga di sana punya kemampuan mengolah makanan yang enak dan terjangkau. Banyak pengunjung yang datang karena tertarik dengan cita rasa dan suasananya,” kata Ray, di Kantor DPRD Makassar, Rabu (23/7/2025).

Ia mengingatkan agar pemerintah tidak semata melihat aspek ketertiban semata, melainkan juga menangkap potensi besar yang bisa dikembangkan.

Politisi Demokrat ini mencontohkan kawasan Pasar Alor di Bukit Bintang, Malaysia, yang berhasil ditata menjadi destinasi wisata kuliner dunia meski awalnya juga berangkat dari aktivitas informal.

“Kawasan itu ditutup dari sore sampai dini hari. Pemerintah Malaysia sadar manfaat ekonominya lebih besar. Nah, kenapa kita tidak bisa melakukan hal yang sama di Pasar Cidu?” ucap Ketua Fraksi Mulia itu.

Soal wacana pembongkaran dan relokasi, Ray menilai pemerintah sebaiknya membedakan antara bangunan permanen dan fasilitas nonpermanen seperti gerobak, meja lipat, atau lapak portable.

“Jadi jangan asal bongkar. Selama itu tidak permanen, justru bisa ditata ulang. Yang dibutuhkan sekarang adalah pengelolaan terpadu: penerangan, toilet portable, pengolahan sampah, dan zona parkir,” katanya.

Ia juga menyarankan agar penataan ini melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD), seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Tujuannya, agar proses penataan berjalan manusiawi dan mempertimbangkan jam operasional yang tetap ramah bagi pejalan kaki dan pedagang.

Ray tak menampik adanya praktik pungutan liar (pungli) dan premanisme yang mencemari kawasan Pasar Cidu.

Namun, menurutnya, permasalahan tersebut justru muncul karena lambannya kehadiran pemerintah dalam mengambil alih pengelolaan.

“Pungli itu tetap salah. Tapi jangan dijadikan alasan untuk menutup aktivitas ekonomi warga. Justru pemerintah harus hadir, menata, dan menghentikan ruang gerak preman,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pemerintah harus hadir bukan untuk membatasi ruang hidup pedagang, melainkan membatasi ruang oknum-oknum yang selama ini mengeruk keuntungan dari ketidakpastian.

“Kita ini telat. Saya sudah lama ajak para pedagang bicara. Tapi kalau pemerintah lamban, ya wajar kalau akhirnya banyak oknum yang masuk,” ungkapnya.

Ray pun mendorong Pemkot Makassar untuk bergerak cepat dan solutif dalam menata Pasar Cidu. “Kalau ditata dengan baik, saya yakin Pasar Cidu ini bisa menjadi ikon kuliner malam kebanggaan Makassar,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi17 Juni 2026 10:40
Bupati Chaidir Syam Jamin Kerahasiaan Data Warga pada Sensus Ekonomi 2026
Pedomanrakyat.com, Maros – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maros resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026, Senin (15/6/2026). Se...
Olahraga17 Juni 2026 10:30
Laskar Muda Luwu Timur ke Semifinal, Persijo Jeneponto Dibungkam 3-0
Pedomanrakyat.com, Lutim – Tim Perslutim U-13 kembali menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan Persijo Jeneponto 3-0 pada laga perempat ...
Politik17 Juni 2026 08:44
DPRD Pangkep Kunjungi Diskominfo Soppeng, Bahas Satu Data dan SPBE
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi da...
Metro17 Juni 2026 08:19
PKL Benteng Rotterdam Tolak Penggusuran, DPRD Makassar Turun Tangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Muchlis Misbah, menemui Aliansi Pekalima Melawan dan para PKL Es Kelapa Muda Benteng R...