RDP Komisi A DPRD Makassar, Tri Sulkarnain Tegaskan Pentingnya Asosiasi Tunggal untuk Hiburan Malam

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 03 Juni 2025 20:10

RDP Komisi A DPRD Makassar Bersama APIH Makassar.
RDP Komisi A DPRD Makassar Bersama APIH Makassar.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar yang membidangi pemerintahan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Asosiasi Pengusaha Industri Hiburan (APIH) Makassar di ruang Badan Anggaran DPRD, Jalan A.P. Pettarani, Selasa (3/6/2025).

Pertemuan ini membahas berbagai persoalan yang dihadapi pelaku industri hiburan di Makassar, mulai dari perizinan hingga pentingnya koordinasi antara pengusaha dan instansi pemerintah.

Anggota Komisi A DPRD Makassar dari Fraksi Mulia, Tri Sulkarnain Ahmad, menyampaikan bahwa sejak pelantikan anggota DPRD periode 2024, pihaknya sudah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM).

“Kami temukan hampir semua tempat THM atau outlet hiburan belum memiliki izin secara utuh. Dari lima jenis izin yang seharusnya diurus, rata-rata baru memiliki tiga, bahkan ada yang memalsukan dokumen izin dengan mengedit barcode dan nomor suratnya. Ini sangat membahayakan,” tegas Tri.

Ia juga menekankan pentingnya keberadaan asosiasi tunggal yang menjadi wadah resmi pengusaha hiburan, untuk mempermudah komunikasi dan pengawalan kebijakan.

Tri Sulkarnain menyoroti, dualisme asosiasi akan membingungkan dan berpotensi memecah solidaritas pelaku usaha.

“Kami sudah menerima juga audiensi dari asosiasi pengusaha hiburan malam lainnya. Makanya kami tegaskan, jangan sampai ada dua matahari. Kalau bisa fokus satu saja agar tidak menimbulkan polemik yang merugikan,” bebernya.

Politisi Partai Demokrat ini juga mengimbau para pengusaha agar aktif menyampaikan permasalahan secara terbuka kepada DPRD agar bisa dicarikan solusi bersama dengan instansi terkait seperti PTSP dan Dinas Perdagangan.

“Kami di DPRD ini sifatnya hanya memberikan rekomendasi. Eksekusi ada di pihak eksekutif. Tapi kami ingin tahu masalahnya di mana, agar bisa dibahas dan dicarikan solusi yang terbaik. Kami juga melihat dari sisi sosial – bahwa industri hiburan ini juga menyerap tenaga kerja dan berkontribusi terhadap ekonomi kota,” terangnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperbaiki tata kelola industri hiburan di Makassar agar lebih tertib, teratur, dan tetap produktif dalam koridor hukum yang berlaku.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional01 November 2026 20:11
Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung Desak Kapolri Usut Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, mendesak Kapolri mengusut tuntas dugaan intimidasi terhadap santriwati dalam pen...
Metro01 November 2026 19:18
Tak Hanya Saat Pemilu, Fauzi Andi Wawo Siapkan Program KK Binaan untuk Layani Konstituen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Fauzi Andi Wawo, menyiapkan penguatan program Kartu Keluarga (KK) Binaan PKB se...
Metro01 November 2026 13:06
Pengawasan APBD di Karunrung, Kadir Halid Bawa Kabar Rencana Perbaikan Jalan Syekh Yusuf
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penanganan Jalan Syekh Yusuf yang selama ini belum jelas kewenangan pengelolaannya menjadi perhatian Ketua Komisi ...
Metro31 Oktober 2026 20:20
LAZ Hadji Kalla Dampingi UMKM Perkuat Legalitas dan Akses Pasar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Lembaga Ami Zakat (LAZ) Hadji Kalla telah melakukan pembinaan dan pendampingan di Desa Sadar, Kecamatan Tellu Limpoe, ...