Pedomanrakyat.com, Jakarta – Indonesia diharapkan bisa mendapatkan pembiayaan hijau dari Asian Development Bank (ADB) dan juga World Bank.
Pasalnya, kedua institusi global tersebut berkomitmen untuk mendukung agenda perubahan iklim.
“ADB dan World Bank berkomitmen untuk mendukung pembiayaan transisi energi dan mitigasi dampak perubahan iklim,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani saat konferensi pers Asean Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting, Jumat (31/3/2023).
Baca Juga :
- Di Tengah Tantangan Ekonomi, Bank Sulselbar Cetak Kinerja Positif Semester I 2026-Laba Tumbuh 24,59 Persen
- Sekda Sulsel Dorong Sinergi BPD Wilayah Timur, Forum Komisaris Bahas Penguatan Daya Saing Bank Daerah
- STAI YAPIS Takalar dan Bank Sulselbar Takalar Teken MoU, Dorong Digitalisasi Pembayaran Kampus
Sri menyampaikan, Presiden ADB Masatsugu Asakawa telah menyatakan dukungannya untuk pembiayaan hijau. Menurut Sri, ADB mengalokasikan dana lebih dari 100 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.500 triliun untuk mendukung agenda perubahan iklim.

Komentar