Riset Kalla Institute Tampil di Konferensi Internasional IRSA ke-20 Tembus Top 5 Besar

Muh Saddam
Muh Saddam

Minggu, 20 Juli 2025 21:35

Tim peneliti Kalla Institute mempresentasikan hasil riset mereka dalam The 20th IRSA International Conference yang berlangsung di Universitas Diponegoro, Semarang.
Tim peneliti Kalla Institute mempresentasikan hasil riset mereka dalam The 20th IRSA International Conference yang berlangsung di Universitas Diponegoro, Semarang.

Pedomanrakyat.com, Semarang – Tim peneliti Kalla Institute mempresentasikan hasil riset mereka dalam The 20th IRSA International Conference yang berlangsung di Universitas Diponegoro, Semarang, pada 14-15 Juli 2025.

Konferensi bergengsi berkala yang diselenggarakan oleh IRSA (Indonesian Regional Science Association) mengangkat tema “Localizing Smart Economy and Infrastructure for Inclusive Growth and Sustainability” dan diikuti oleh ratusan akademik dari seluruh Indonesia.

Riset tim Kalla Institute berhasil masuk 5 besar nasional dari 300 judul penelitian berbagai kampus lainnya dalam ajang kompetitif “Decarbonization for Development (DfD) Lab 2024” dari CSIS (Centre for Strategic and International Studies).

Konferensi IRSA sendiri didukung oleh The Asia Foundation, Australian National University – Indonesia Project, KONEKSI (Knowledge Partnership Platform Australia–Indonesia), dan CSIS Indonesia.

Tim peneliti yang terdiri dari Habib Muhammad Shahib, Rahmat Syarif, Muhammad Chaerul dari Universitas Fajar, dan Nadya Daulay dari CSIS memaparkan temuan tentang tren pelaporan kebijakan dekarbonisasi oleh pemerintah daerah.

“Temuan kami menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan rencana dekarbonisasi secara signifikan lebih tinggi di daerah yang menghadapi konflik sosio-lingkungan yang menjadi konsen publik luas,” jelas Habib selaku ketua tim peneliti.

“Ini menandakan bahwa pelaporan sering kali didorong oleh kebutuhan untuk menjaga legitimasi pemerintah di tengah sorotan publik, bukan karena inisiatif internal yang murni,” lanjut Rahmat syarif.

Riset ini menjadi bukti nyata komitmen Kalla Institute dalam mengembangkan penelitian yang tidak hanya relevan secara akademis, tetapi juga relevan terhadap isu kebijakan public dan pembangunan berkelanjutan hingga mampu bersaing dan mendapatkan pengakuan dari lembaga kajian publik terkemuka.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen mencetak sumber daya unggul dan inovatif, Kalla Institute terus mendorong dosen dan mahasiswanya untuk menghasilkan riset yang berdampak.

Dengan pendekatan kolaboratif, relevan, dan solutif, Kalla Institute berupaya menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau di Indonesia.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro23 April 2026 12:27
Kadir Halid Turun ke Kassi-Kassi, Dorong Masyarakat Awasi Proyek Jalan Hertasning
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Kadir Halid, melakukan pengawasan langsung terhadap penggunaan Anggaran...
Daerah23 April 2026 12:21
MBG 3B Jadi Andalan, Lutim Dorong Percepatan Penurunan Stunting
Pedomanrakyat.com, Lutim – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Luwu Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 di ...
Metro23 April 2026 12:15
PKK dan Dinkes Lutim Hadirkan Layanan Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis
Pedomanrakyat.com, Lutim – Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan perempuan, Pokja IV Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur berkolaborasi den...
Metro23 April 2026 11:54
Penataan Parkir Diperketat, Pemkot Makassar Wajibkan Jukir Terdaftar di Kecamatan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly memimpin rapat pertemuan Perumda Parkir, Dinas Perhubungan dan Pe...