“Rumah, Rumah Rakit, Sekolah, dan Bangunan Masyarakat Luluh Lantak,” Kondisi Flipina Setelah Dihantam Angin Topan

Nhico
Nhico

Senin, 20 Desember 2021 14:53

Ilustrasi angin topan yang menghantam Flipina. (F-int)
Ilustrasi angin topan yang menghantam Flipina. (F-int)

Pedoman Rakyat, Makassar – Jumlah korban jiwa dari angin topan terganas yang menghantam Filipina tahun ini mencapai 208, seperti disampaikan kepolisian nasional pada Senin, membuatnya menjadi badai paling mematikan yang menghantam negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Sedikitnya 239 orang terluka dan 52 hilang setelah Badai Rai mengamuk di wilayah kepulauan selatan dan pusat Filipina, menurut angka kepolisian.

Lebih dari 300.000 orang melarikan diri dari rumah-rumah dan resor pinggir pantai mereka saat Rai menghantam negara tersebut pada Kamis.

Palang Merah Filipina melaporkan kerusakan parah di wilayah-wilayah pantai negara tersebut.

“Rumah, rumah sakit, sekolah, dan bangunan masyarakat luluh lantak,” kata Ketua Palang Merah, Richard Gordon, dikutip dari France 24, Senin (20/12).

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah16 Juli 2026 23:20
Nurkanaah Hadir Menguatkan Korban Kebakaran di Baranti, Serahkan Santunan Penuh Kepedulian
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengunjungi sekaligus menyerahkan santunan kepada korban bencana...
Metro16 Juli 2026 22:20
Paket 2 MYP Sulsel Terus Dikebut, Ruas Panciro–Batas Makassar Hampir Rampung
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pekerjaan Paket 2 Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Juli...
Metro16 Juli 2026 21:21
Jelang TPA Residu Berlaku, DLH Makassar Genjot Edukasi, Data, dan Ekonomi Sirkular
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada mas...
Nasional16 Juli 2026 20:24
Kementerian Kehutanan Siapkan Forest Heroes Muda Menjaga Masa Depan Hutan
Pedomanrakyat.com, Samarinda – Di tengah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa masa depan hutan Indonesia...