Rusia Serang Ukraina, Vladimir Putin: Jangan Ikut Campur, Saya Harap Anda Mendengar Saya

Nhico
Nhico

Jumat, 25 Februari 2022 10:05

Ilustrasi Rusia Serang Ukraina.(F-INT)
Ilustrasi Rusia Serang Ukraina.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, UkrainaSirene serangan udara terdengar di ibu kota Ukraina, Kiev dan penduduk Kharkiv pun berlindung di metro kota. Ini merupakan pemandangan yang belum pernah terlihat di kota-kota itu sejak 1941.

Dalam upaya untuk membenarkan serangan itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim “Sebuah anti-Rusia yang bermusuhan sedang dibuat di tanah bersejarah kami.”

“Kami telah mengambil keputusan untuk melakukan operasi militer khusus,” katanya, yang sama dengan deklarasi perang.

Dia mengklaim itu untuk “demiliterisasi dan denazifikasi” Ukraina, menggemakan tema propaganda Kremlin, klaim palsu bahwa pemerintah Kiev dikendalikan oleh sayap kanan.

“Kami tidak bermaksud untuk menduduki Ukraina,” katanya, dan dia memiliki peringatan yang mengerikan bagi negara-negara lain.

“Kepada siapa pun yang akan mempertimbangkan untuk ikut campur dari luar: jika Anda melakukannya, Anda akan menghadapi konsekuensi yang lebih besar daripada yang pernah Anda hadapi dalam sejarah. Semua keputusan yang relevan telah diambil. Saya harap Anda mendengar saya,” katanya.

Media Rusia melaporkan bahwa deklarasi perang mungkin telah direkam sebelumnya.

Presiden Rusia mengenakan dasi yang sama dan duduk di meja yang sama ketika dia mengumumkan pengakuannya atas wilayah yang dikuasai Rusia pada hari Senin.

Saat kata-kata Putin disiarkan dan ledakan pertama dilaporkan, dewan keamanan PBB mengadakan sesi darurat, yang diketuai oleh Rusia sendiri, yang memegang jabatan presiden bergilir.

Ini dimulai oleh Sekjen PBB, António Guterres, yang membuat seruan langsung: “Presiden Putin – hentikan pasukan Anda dari menyerang Ukraina. Beri kesempatan damai. Terlalu banyak orang yang sudah meninggal.”

Joe Biden mengeluarkan pernyataan tertulis yang mengatakan: “Doa seluruh dunia bersama orang-orang Ukraina malam ini karena mereka menderita serangan yang tidak beralasan dan tidak dapat dibenarkan oleh pasukan militer Rusia.”

“Presiden Putin telah memilih perang yang direncanakan yang akan membawa korban jiwa dan penderitaan manusia,” kata Biden.

Rusia sendiri bertanggung jawab atas kematian dan kehancuran yang akan ditimbulkan oleh serangan ini, dan Amerika Serikat serta sekutu dan mitranya akan merespons dengan cara yang bersatu dan tegas. Dunia akan meminta pertanggungjawaban Rusia.”

Para pemimpin dunia lainnya juga mengutuk invasi tersebut.

“Saya terkejut dengan peristiwa mengerikan di Ukraina dan saya telah berbicara dengan Presiden Zelenskyy untuk membahas langkah selanjutnya. Presiden Putin telah memilih jalan pertumpahan darah dan kehancuran dengan meluncurkan serangan tak beralasan ini ke Ukraina. Inggris dan sekutu kami akan merespons dengan tegas,” kata PM Inggris, Boris Johnson.

“Kami akan meminta pertanggungjawaban Kremlin,” tulis Ursula von der Leyen, kepala Komisi Uni Eropa, yang telah mengumumkan sanksi baru terhadap Moskow hanya beberapa jam sebelum serangan itu.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 April 2026 21:21
Bupati Syaharuddin Alrif Tegaskan Visi Sidrap Sehat dan Ramah Investasi
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan daerah yang sehat, be...
Daerah17 April 2026 20:27
Wabup Pinrang Ganti Pimpinan Dua Puskesmas, Dorong Pelayanan Lebih Cepat dan Berkualitas
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Pinrang melal...
Metro17 April 2026 19:23
Tampil Memukau: 31 Finalis Masuk Tahap Akhir, Makassar Bidik Juara Umum MTQ XXXIV Sulsel di Maros
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kontingen Kota Makassar, menunjukkan performa gemilang pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat...
Nasional17 April 2026 18:28
Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Barat Perkuat Antisipasi Musim Kemarau 2026
Pedomanrakyat.com, Pontianak – Pemerintah menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di halaman Kantor Gubernur Ka...