Sebelum APBD-P Sulsel Diketuk, Fraksi NasDem Beri 9 Pertanyaan Kritis ke Pemprov

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Kamis, 09 September 2021 14:25

Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi NasDem Mizar Roem
Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi NasDem Mizar Roem

Pedoman Rakyat, Makassar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan, kembali melaksanakan rapat paripirna pemandangan fraksi-fraksi terhadap Ranperda APBD Perubahan tahun 2021.

Pemandangan Fraksi NasDem dibacakan oleh Mizar Roem. Ia menyampaikan beberapa hal terkait dengan Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2021.

Pertama, Fraksi Nasdem menyampaikan apresiasi atas sikap tanggap pemerintah dengan merubah 3 (tiga) kali Peraturan Gubernur dengan perubahan parsial.

“Terutama untuk membiayai kegiatan yang telah selesai pada tahun anggaran 2020 yang justru dilakukan oleh para pengusaha kecil dan UMKM,” ujar Mizar, Kamis (9/9/2021).

Kedua, Dalam menyambut era normal baru khususnya dalam bidang Pendidikan, Pemprov Sulsel perlu melakukan persiapan terkait dengan pemberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk wilayah dengan status PPKM level 1 hingga 3 sesuai dengan Inmendagri No. 37/2021.

Dimana, berdasarkan Inmendagri No.40/2021, hanya Kota Makassar yang berada pada PPKM level 4. Hal ini menunjukkan bahwa hampir semua daerah Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan sudah bias melakukan pembelajaran tatap muka.

“Apa langkah-langkah strategis Pemerintah Provinsi menghadapi PTM dalam waktu dekat ini,” ujar legislator NasDem ini.

Ketiga, Kami dari Fraksi Nasdem meminta penjelasan terkait dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sulawesi Selatan yang realisasi PAD hanya mencapai 37,78 persen atau biasa dikatakan masih rendah.

Olehnya itu kata dia, Bagaimana peta jalan dan langkah-langkah strategis Pemerintah Provinsi mengantisipasi hal tersebut.

Selain itu, Fraksi NasDem sangat merekomendasikan pentingnya program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan padat karya agar prosesnya dipercepat.

“Jadi aset-aset provinsi yang menghasilkan PAD untuk dapat diefektifkan antara lain PPI Beba, Paotere, Lego-Lego, dan Baliroom CCC,” bebernya.

Selanjutnya keempat, Fraksi NasDem meminta strategi pelaksanaan kegiatan di lapangan terhadap pelaksanaan kegiatan yang menumpuk pada triwulan ke-3 dan ke-4 dan bagaimana strategi Pemerintah Provinsi menjaga pendapatan sehingga tercapai keseimbangan belanja.

“Kelima, Fraksi Nasdem meminta penjelasan terhadap perkembangan pelaksanaan kegiatan PEN. termasuk realisasi fisik dan keuangan,” terang Mizar.

Keenam, Fraksi Nasdem melihat bahwa salah satu kebyakan perubahan belarya daerah adalah “Peningkatan Kapabilitas dan Keunggulan SDM Aparatur Serta Inovasi Dalam Pelayanan Publik”.

“Jadi, kami belum melihat adanya peta jalan, parameter dan indikator yang jelas dalam upaya pencapaian Nilai SAKIPA seperti yang ditargetkan oleh Pemenntah provinsi,” tuturnya

Lebih lanjut, Fraksi Nasdem meminta pula penjelasan strategi pelaksanaan kegiatan di lapangan sehingga Pemerintah Provinsi mampu mengawasi dan mengantisipasi pare staf OPD yang biasa menjadi penyebab adanya biaya tinggi atau bahkan mempersulit kegiatan

Ketujuh, Fraksi NasDem meminta penjelasan terkait peran dan BUMD dan juga bantuan pihak ketiga dan BUMN serta peran para komisans yang ditempatkan

Kedelapan, Fraksi NasDem meminta penjelasan terkait syarat-syarat pengalokasian dan penyaluran alokasi bantuan keuangan Pemenntah Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2021 yang mencapai total anggaran sebesar 200 milyar rupiah.

Terakhir lesembilan, Fraksi NasDem menemukan beberapa hal penting untuk diklarifikasih dan dipercepat penanganan permasalahannya.

Penulis : musa

 Komentar

Berita Terbaru
Metro11 Februari 2026 16:34
Munafri-Aliyan Kompak Hadiri Peresmian Rebound Padel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar Munafri Aliyah Mustika Ilham meresmikan Lapa...
Ekonomi11 Februari 2026 15:25
Aliyah Mustika Ilham Terima Audiensi HPFI Sulsel, Bahas Penguatan UMKM Florist
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi Himpunan Pengusaha Florist Indonesia (HPFI) Sulaw...
Ekonomi11 Februari 2026 15:08
Tanpa Kenaikan, Belanja ASN Maros 2026 Tetap di Kisaran Rp600 Miliar
Pedomanrakyat.com, Maros – Pemkab Maros mengalokasikan hampir Rp600 miliar untuk belanja pegawai pada 2026. Anggaran tersebut mencakup gaji dan ...
Metro11 Februari 2026 14:55
Pemprov Sulsel Kaji Pendekatan Fasilitasi Dialog Terkait Aspirasi Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) tengah melakukan kajian terhadap wacana pembentukan satuan k...