Sekjen PDIP Hasto: Perppu Tunda Pemilu Lecehkan Konstitusi dan Kualitas Demokrasi

Nhico
Nhico

Kamis, 10 Maret 2022 09:48

Hasto Kristiyanto.(F-INT)
Hasto Kristiyanto.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Sekjen DPP PDI Perjuangan ( PDIP) Hasto Kristiyantomenyatakan pihaknya menilai tidak ada hal yang mendesak bagi pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk menunda pelaksanaan Pemilu 2024.

PDIP yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri juga memandang Perppu untuk menunda Pemilu sama saja melecehkan konstitusi dan kualitas demokrasi.

“Kalau Perppu, kan, untuk kegentingan yang memaksa. Tetapi berkaitan dengan penundaan pemilu itu, kan, ranahnya kepada konstitusi, kepada hukum dasar. Dan mengubah itu harus melalui amandemen,” kata Hasto Kristiyanto di sela-sela acara
Wisuda Ke-110 Universitas Negeri Semarang (Unnes), di Semarang, Rabu (9/3/2022).

Hasto juga mengingatkan pesan Presiden Joko Widodo bahwa pemerintah saat ini fokus menghadapi persoalan pandemi Covid-19.

Bahkan, kata Hasto Presiden Jokowi sedang mengantisipasi dampak perang Rusia-Ukraina pada inflasi serta kenaikan harga barang dan pokok.

“Itu skala prioritas terpenting bagi pemerintahan saat ini, dan menyiapkan kepemimpinan Indonesia G-20,” jelas Hasto.

Bagi PDIP, lanjut Hasto, tidak ada alasan untuk menunda pemilu. Politikus asal Yogyakarta itu menyampaikan hal itu merupakan sikap Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan wajib menjadi kesadaran partai taat pada konstitusi.

“Konstitusi itu ada rohnya, ada jiwanya, ada spiritnya, yang mengatur kehidupan bersama sebagai bangsa. Ini yang harus kami lakukan dan perpanjang pemilu yang berimplikasi pada perpanjangan jabatan ini, kan, sebenarnya juga tidak senapas dengan membangun kultur demokrasi yang sehat,” jelas Hasto.

Alumnus UGM itu juga menyatakan periodisasi presiden per lima tahun dalam rangka menjaga kultur demokrasi dan regenerasi kepemimpinan nasional di Indonesia. Para kandidat berproses dari bawah ke atas.

“Itu kualitas demokrasi yang harus dihormati. Jadi ketika kultur ini kemudian dirombak maka bisa menciptakan krisis, ini yang tidak diinginkan PDI Perjuangan,” pungkas Hasto.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik02 Juli 2026 07:07
Rakernas APEKSI 2026 Jadi Ruang Kolaborasi, Wali Kota Tasming Hamid: Bukan Sekadar Agenda Tahunan
Pedomanrakyat.com, Medan – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Se...
Ekonomi02 Juli 2026 07:03
Bank Sulselbar Raih TOP Digital PR Award 2026, Perkuat Komitmen Komunikasi Digital yang Adaptif dan Terpercaya
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Bank Sulselbar meraih penghargaan TOP Digital PR Award 2026 dalam ajang 8th TOP Digital Public Relations Award 2026 yan...
Metro01 Juli 2026 23:25
Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Aliyah Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Pemkot dan Polri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 ya...
Nasional01 Juli 2026 22:22
Kemenhut Perkuat Kepemimpinan Indonesia untuk Gambut Dunia
Pedomamrakyat.com, Peru – Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memimpin agenda global dalam pelindungan, ...