Serbu! Menaker Buka Pelatihan Ahli K3 Umum Gratis, Dulu Bayar Rp 12 Juta

Nhico
Nhico

Rabu, 25 Februari 2026 14:39

Serbu! Menaker Buka Pelatihan Ahli K3 Umum Gratis, Dulu Bayar Rp 12 Juta

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggratiskan biaya pembinaan Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum dalam rangka Bulan K3 Nasional 2026.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli mengatakan, peserta hanya dibebankan biaya riil sebesar Rp 420.000 yang bersifat transparan.

Biaya tersebut adalah untuk penerbitan sertifikat pembinaan pelatihan K3, Surat Keputusan Penunjukan (SKP) Ahli K3, dan evaluasi SKP. Yassierli mengatakan, selama ini biaya pembinaan yang diselenggarakan oleh Perusahaan Jasa K3 (PJK3) bisa mencapai Rp 6-12 juta.

“Biaya untuk pembinaannya gratis. Ini yang selama ini, teman-teman di media tahun lalu ada yang mengatakan Rp 6 juta, Rp 12 juta, dan memang biaya pembinaan selama ini diserahkan ke PKJK3, biayanya variasi tergantung dari fasilitas apapun, hotelnya seperti apa, paketnya seperti apa, dan sebagainya,” katanya dalam konferensi pers di Kemnaker, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan, selama ini skema pembinaan bervariasi, mulai dari hybrid, online, hingga tatap muka penuh dengan fasilitas hotel. Namun, pada program khusus tahun ini, Kemnaker menstandardkan biaya pembinaan menjadi gratis.

Program pembinaan digelar selama 12 hari penuh dengan dukungan dari Asosiasi Lembaga Pembinaan K3 Indonesia (ALPK3). Kemnaker juga membuka pendaftaran dengan target kuota 1.500 peserta namun melonjak hingga 3 kali lipat.

“Kita buka pendaftaran, target 1.500 orang tapi yang mendaftar sampai tiga kali lipat. Sehingga yang awalnya 1.500 itu rencana 1 batch akhirnya kita buka 2 batch, semua yang mendaftar kita fasilitasi, sesudah adanya seleksi administratif,” tuturnya.

Oleh karena itu, kuota pendaftaran ditingkatkan menjadi 2.010 pada batch pertama, dan totalnya menjadi 4.025 untuk keseluruhan batch. Menurut Yassierli, program ini merupakan hadiah pada momentum Bulan K3 Nasional 2026.

Yassierli menegaskan program ini merupakan ‘hadiah’ bagi masyarakat. Tujuannya agar proses pembinaan dan sertifikasi K3 berjalan transparan serta lebih mudah diakses, khususnya pada momentum Bulan K3 Nasional 2026.

“Jadi, sekali lagi ini adalah bentuk hadiah dalam tanda kutip kita ingin proses terkait dengan pembinaan, sertifikasi apa pun itu terkait dengan K3 itu transparan dan khusus tahun ini memang kita buat gratis sebagai program dari pelaksanaan bulan K3 nasional 2026,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro14 Maret 2026 21:43
Warga Sidrap di Makassar Apresiasi Bukber yang Diinisiasi Syaharuddin–Nurkanaah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Warga asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) yang berdomisili di Kota Makassar menyampaikan apresiasi dan rasa ...
Nasional14 Maret 2026 21:23
Komitmen Jaga Kekayaan Hayati, Gakkum Kehutanan Limpahkan Tersangka Perdagangan Satwa Dilindungi ke Kejari Magelang
Pedomanrakyat.com, Magelang – Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabalnusra) re...
Metro14 Maret 2026 20:32
Bupati Syaharuddin Alrif Ajak Warga Sidrap di Makassar Perkuat Persatuan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan sejumlah organisas...
Metro14 Maret 2026 19:28
Prakiraan Cuaca Lebaran di Sulsel, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Intensitas Ringan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Mudik Lebaran selalu identik dengan perjalanan panjang dan mobilitas masyarakat yang meningkat. Karena itu, inform...