Siapkan Generasi Rimbawan Baru, Badan P2SDM Dorong Lulusan SMK Kehutanan Perkuat Polisi Kehutanan

Nhico
Nhico

Rabu, 22 Juli 2026 12:02

Siapkan Generasi Rimbawan Baru, Badan P2SDM Dorong Lulusan SMK Kehutanan Perkuat Polisi Kehutanan

Pedomanrakyat.com, Kupang – Upaya Kementerian Kehutanan mengejar target penambahan jumlah personel Polisi Kehutanan (Polhut) mendapat sorotan baru dari jalur pendidikan vokasi. Dalam audiensi bersama Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA) di Kupang, Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Kementerian Kehutanan, Indra Exploitasia, menegaskan bahwa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kehutanan memiliki potensi besar untuk mengisi kebutuhan tenaga teknis di lapangan.

Menurut Plt. Kepala BP2SDM, pengelolaan hutan membutuhkan keseimbangan antara tenaga keahlian dan tenaga keterampilan. Lulusan SMK Kehutanan dinilai memiliki kompetensi vokasi yang sangat dibutuhkan sebagai tenaga teknis di lapangan, mulai dari patroli, pengamanan kawasan hutan, hingga berbagai operasi perlindungan hutan.

“Lulusan SMK Kehutanan merupakan aset strategis dalam menyiapkan SDM teknis kehutanan. Kompetensi yang mereka miliki sangat relevan untuk memperkuat kebutuhan personel Polisi Kehutanan di lapangan sekaligus mendukung pengelolaan hutan yang lebih efektif dan profesional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam sistem jabatan fungsional, tenaga keterampilan dan tenaga keahlian sejatinya saling melengkapi. Jalur keterampilan menjadi ujung tombak pelaksanaan tugas operasional di lapangan, sementara jalur keahlian berperan dalam analisis, penyusunan kebijakan, serta pengembangan sistem perlindungan hutan.

Menurut Plt. Kepala BP2SDM, kompetensi vokasi yang dimiliki lulusan SMK Kehutanan sangat relevan dengan kebutuhan jalur keterampilan, sehingga mereka berpeluang langsung berkontribusi sebagai ujung tombak operasional di lapangan sejak jenjang Polhut Pemula. Karena itu, keberadaan lulusan SMK Kehutanan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem SDM kehutanan yang utuh, mulai dari petugas lapangan hingga tenaga ahli yang merancang kebijakan dan sistem perlindungan hutan nasional.

“Kompetensi vokasi lulusan SMK Kehutanan berada tepat di titik yang paling dibutuhkan jalur keterampilan, mulai dari Polhut Pemula hingga Polhut Penyelia, untuk tugas-tugas seperti patroli dan pengamanan kawasan. Tapi jenjang karier mereka tidak berhenti di situ. Dengan jam terbang di lapangan dan pengembangan kompetensi yang konsisten, personel jalur keterampilan berpeluang bertransformasi mengisi jalur keahlian, misalnya di bidang intelijen kehutanan, analisis ancaman, hingga perumusan kebijakan perlindungan hutan,” ujar Indra.

Audiensi turut menyoroti pentingnya regenerasi tenaga teknis kehutanan, menyusul kesenjangan pasokan lulusan yang sempat terjadi pada 2003–2009 ketika penyelenggaraan pendidikan kehutanan terhenti. Kekosongan tersebut berdampak pada terbatasnya jumlah tenaga teknis di lapangan hingga kini, sehingga penguatan regenerasi SDM kehutanan menjadi agenda berkelanjutan yang terus didorong BP2SDM.

Merespons hal tersebut, IKA SKMA di Kupang menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan BP2SDM dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi kehutanan, memperkuat jejaring alumni, serta berkontribusi menyiapkan lulusan SMK Kehutanan yang kompeten dan siap menjawab kebutuhan sektor kehutanan nasional.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan alumni ini, Kementerian Kehutanan berharap lulusan SMK Kehutanan semakin berdaya saing dan menjadi bagian penting dalam memperkuat pengelolaan hutan Indonesia, sekaligus mempercepat langkah menuju target penambahan jumlah Polisi Kehutanan yang profesional dan berintegritas.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional22 Juli 2026 13:23
Wamenhut: Dokumen Status Keanekaragaman Hayati Jadi Kompas Kebijakan Konservasi Indonesia
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki mewakili Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menghadiri Peluncuran...
Ekonomi22 Juli 2026 13:16
Tinjau GPM, Bupati Lutim Ibas Instruksikan Diperluas Hingga ke Desa
Pedomanrakyat.com, Lutim- Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di pelataran Lap...
Metro22 Juli 2026 12:58
Muchlis A Misbah: Makassar Butuh Lahan TPU Minimal 20 Hektare
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar Muchlis A Misbah mendesak Pemerintah Kota Makassar segera menyiapkan lahan baru untuk T...
Daerah22 Juli 2026 12:47
Pangkep Matangkan Ranperda Pilkades, 7 Desa Siap Gelar Pemilihan Oktober 2026
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Pemerintah Kabupaten Pangkep melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar Focus Group Discussion ...