Tak Umumkan Status Eks Napi, MK Diskualifikasi Caleg di Tarakan

Nhico
Nhico

Kamis, 06 Juni 2024 21:47

Rapat di MK.(F-INT)
Rapat di MK.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) mendiskualifikasi Erick Hendrawan Septian Putra, caleg DPRD Dapil Tarakan 1.

Diskualifikasi tersebut lantaran Erick Hendrawan tidak mengumumkan statusnya sebagai mantan terpidana.

Putusan itu dibacakan oleh Ketua MK Suhartoyo dengan nomor perkara 226-01-17-24/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024, di gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (6/6/2024). Perkara tersebut diajukan oleh PPP dengan Golkar sebagai Pihak Terkait.

“Mengabulkan permohonan Pemohon untuk sebagian,” kata Suhartoyo.

“Menyatakan diskualifikasi Erick Hendrawan Septian Putra sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tarakan Daerah Pemilihan Kota Tarakan 1 dalam Pemilihan Umum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tarakan Daerah Pemilihan Kota Tarakan 1 Tahun 2024,” sambungnya.

Dalam gugatannya, PPP mendalilkan Erick Hendrawan telah melakukan pelanggaran administrasi pemilu.

PPP menemukan status Erick merupakan mantan terpidana berdasarkan putusan PN Samarinda Nomor 207/Pid.B/2019/PN.

Erick merupakan salah satu caleg yang berpotensi mendapatkan kursi. PPP berpandangan jika Erick tidak ikut serta dalam Pileg DPRD Tarakan 1, PPP berpotensi mendapatkan kursi sebab suara Golkar akan berkurang.

Berdasarkan hasil persidangan, MK menemukan fakta Erick Hendrawan tidak memenuhi syarat sebagai calon anggota DPRD.

MK menilai Erick terbukti merupakan mantan terpidana yang belum memenuhi ketentuan masa jeda 5 tahun.

“Yang bersangkutan tidak secara jujur atau terbuka mengumumkan kepada publik mengenai latar belakang jati dirinya sebagai mantan terpidana. Oleh karena itu, terhadap Erick Hendrawan Septian Putra harus dinyatakan tidak lagi memenuhi syarat sebagai calon anggota DPRD Kota Tarakan Dapil Tarakan 1,” kata Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Juni 2026 20:30
Tinjau Lokasi Kebakaran, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk RSUD Syekh Yusuf
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pemuliha...
Metro01 Juni 2026 19:28
Munafri Arifuddin Hadiri Syukuran HUT Kodam XIV/Hasanuddin, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri acara Syukuran Dirgahayu ke-69 Komando Daerah Militer (Kodam) XI...
Metro01 Juni 2026 18:29
Hadiri Sannipata Waisak 2026, Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan ...
Metro01 Juni 2026 17:34
Legislator NasDem sebut Pancasila Hidup Lewat Budaya, Generasi Muda Jangan Kehilangan Jati Diri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimaknai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud, sebagai penging...