Tiga Komoditas Ini Yang Membuat Ekspor Pertanian Naik Tinggi

Nhico
Nhico

Senin, 15 November 2021 22:55

Tiga Komoditas Ini Yang Membuat Ekspor Pertanian Naik Tinggi

Pedoman Rakyat, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor pertanian pada bulan Oktober 2021 mencapai US$410 Juta. Raihan tersebut menandakan ekspor pertanian tumbuh sebesar 2,7 persen bila dibandingkan bulan sebelumnya. Terdapat tiga komoditas yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan tersebut.

“Untuk sektor pertanian, share terbesar diisi oleh kopi sebesar 22,63 persen, buah-buahan tahunan 14,01 persen, dan tanaman obat aromatik dan rempah-rempah sebesar 13,19 persen,” papar Kepala BPS Margo Yuwono, saat melakukan konferensi pers secara daring, Senin, 15 November 2021.

Sementara bila dilihat pertumbuhan month-to-month (M-to-M), Margo menyebutkan sarang burung walet tumbuh secara signifikan.

“Sarang Burung Walet meningkat 52 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Begitupun buah-buahan tahunan yang tumbuh sebesar 49,83 persen dan kopi sebesar 12,15 persen,” ungkapnya.

Tak hanya sejumlah komoditas tersebut di atas, Margo turut menyebutkan produk pertanian ikut mendongkrak kinerja ekspor sektor industri pengolahan. Minyak kelapa sawit tercatat berkontribusi sebesar 18,52 persen dari total ekspor industri pengolahan yang mencapai US$16,07 miliar. Selain minyak kelapa sawit, produk-produk kimia dasar organik yang bersumber dari pertanian juga tumbuh sebesar 3,74 persen.

Besarnya kontribusi dua produk pertanian di industri pengolahan tersebut juga ditandai dengan pertumbuhan nilai ekspor yang sangat tinggi bulan ini. Pertumbuhan ekspor minyak kelapa sawit mencapai 76,54 persen dan kimia dasar organik yang bersumber dari pertanian 77,74 persen, bila dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, nilai ekspor Indonesia menembus US$22,03 miliar. “Kinerja nilai ekspor kita lebih baik dari tahun 2019 maupun 2020. Semoga hal ini bisa berdampak pada pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan) Kuntoro Boga Andri menyampaikan bahwa kenaikan ekspor pertanian di bulan ini diraih dengan penuh kerja keras dari para petani Indonesia yang berkolaborasi dengan semua pihak. Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong peningkatan produksi dan memfasilitasi kepentingan ekspor melalui program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) dan momentum merdeka ekspor.

“Kita apresiasi kerja keras semua pihak, termasuk para petani yang berkolaborasi dengan pemerintah, sehingga kebutuhan pangan tercukupi bahkan cenderung surplus,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional25 Agustus 2026 16:24
Kemenhut Perkuat Deteksi Dini dan Respons Cepat Pengendalian Karhutla di Sumatera Selatan
Pedomanrakyat.com, Palembang – Kementerian Kehutanan terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Suma...
Nasional25 Agustus 2026 15:25
Menhut Pimpin Rakor Karhutla Kalbar, Perkuat Operasi Darat-Udara dan Kolaborasi Lintas Pihak
Pedomanrakyat.com, Kubu Raya – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutl...
Metro25 Agustus 2026 14:36
MUBES XVI TALAS Unismuh Tuntas, Supriadi Jobs Dipilih Pimpin Organisasi Periode 2026–2027
Pedomanrakyat.com, Makassar – Regenerasi kepemimpinan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni dan Budaya Talas Universitas Muhammadiyah Makassar memasuki...
Nasional25 Agustus 2026 13:31
Kemenhut Bongkar Motif di Balik Karhutla, Dari Jual Beli Kawasan Hingga Perambahan, Korporasi dan Individu Jadi Tersangka
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus mengusut dugaan tindak pidana di balik sejumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan (kar...