Tim Pencari Bakat PB Djarum: Banyak Talenta Hebat di Indonesia Timur, Tinggal Kurang Kompetisi

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 06 Agustus 2026 16:36

Tim pencari bakat PB Djarum di Audisi PB Djarum 2026 di Makassar.
Tim pencari bakat PB Djarum di Audisi PB Djarum 2026 di Makassar.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Tim pencari bakat PB Djarum mulai menemukan sejumlah atlet muda potensial dalam Audisi Umum PB Djarum 2026 yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan.

Selain peserta asal Makassar, talenta dari Manado hingga Papua turut mencuri perhatian tim pencari bakat.

Ketua Tim Pencari Bakat PB Djarum, Sigit Budiarto, mengatakan kawasan Indonesia Timur menyimpan banyak bibit atlet berbakat yang layak mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

“Selain Makassar, dari Manado juga ada bibit-bibit yang bagus. Sebelumnya juga ada Butet (Liliyana Natsir), Fandi, Greys, dan sekarang dari Makassar ada Indah yang bergabung di PB Djarum hingga masuk Pelatnas serta pernah menjadi juara dunia junior. Itu menjadi salah satu alasan kami kembali menggelar audisi di Makassar,” jelas Sigit, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, antusiasme peserta pada audisi tahun ini di luar perkiraan. Atlet-atlet muda rela datang dari berbagai daerah di Indonesia Timur, termasuk Papua, demi mengejar kesempatan bergabung dengan PB Djarum.

“Saya juga tidak menyangka antusiasme di Makassar begitu tinggi. Bahkan ada peserta dari Papua. Ini menunjukkan bulutangkis semakin berkembang dan semakin dicintai. Mereka melihat bulutangkis sebagai olahraga yang bisa mengantarkan atlet berprestasi hingga tingkat dunia melalui PB Djarum,” katanya.

Sementara itu, anggota Tim Pencari Bakat PB Djarum, Richard Mainaky, menilai Indonesia Timur sebenarnya tidak kekurangan talenta. Persoalan utama justru minimnya kompetisi yang membuat perkembangan atlet kurang maksimal.

“Setelah mengikuti audisi di Pekanbaru dan sekarang di Makassar, saya melihat bakat-bakat di daerah sangat banyak. Permasalahannya adalah kurangnya kompetisi dan pertandingan sehingga pengalaman bertanding mereka juga terbatas,” ujar Richard.

Menurut mantan pelatih ganda putri Indonesia tersebut, PB Djarum terus mencari solusi agar pembinaan atlet di daerah bisa lebih merata dan tidak terpusat di Pulau Jawa.

“Kami terus berdiskusi bagaimana mencari solusi agar pembinaan bisa merata. Kalau tidak ada jalan keluarnya, banyak bakat yang akhirnya tidak berkembang,” ungkapnya.

Di sela-sela pelaksanaan audisi, Richard juga kerap memberikan motivasi kepada para peserta. Ia berpesan agar para atlet muda tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita menjadi pebulutangkis profesional.

“Saya hanya ingin mereka tetap semangat. Jangan gampang menyerah atau berhenti di tengah jalan. Mereka masih muda, waktunya masih panjang untuk terus berkembang,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah02 Oktober 2026 23:22
Pinrang Uji Teknologi Pertanian Modern di Lahan 7.900 Hektare, Petani Disiapkan Pendampingan
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Penerapan teknologi pertanian modern terus didorong Pemerintah Kabupaten Pinrang sebagai salah satu upaya meningkat...
Daerah02 Oktober 2026 22:22
Bupati Sidrap Siapkan Penataan 205 Hektare Eks HGU, Sebagian untuk Masyarakat Miskin Ekstrem
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) seluas sekitar 205 hektare di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, disiapkan untu...
Metro02 Oktober 2026 21:21
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Dampingi Kepala BGN Resmikan SPPG Wilayah 3T di Takalar
Pedomanrakyat.com, Takalar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meresmikan ...
Metro02 Oktober 2026 20:26
PBB Kota Makassar Tak Naik, Diskon hingga 75 Persen, Realisasi Capai 86 Persen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, lewat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memastikan tidak menaikkan Pajak Bumi dan Bangun...