Tingkatkan Kualitas Layanan KB, BKKBN Sulsel Buat Orientasi Bagi Nakes

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 11 Oktober 2022 07:59

Kepala BKKBN Sulsel, Andi Ritamariani
Kepala BKKBN Sulsel, Andi Ritamariani

Pedomanrakyat.com, Pinrang – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Selatan melaksanakan Orientasi Peningkatan Kapasitas Pelayanan Keluarga Berencana (KB) bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) di Fasilitas Kesehatan (Faskes) Jaringan dan Jejaring.

Kegiatan yang dilaksanakan untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan KB, digelar di Rumah Sakit Khadijah Pinrang, Senin (10/10/2022).

Kepala BKKBN Sulsel, Andi Ritamariani mengatakan bahwa, selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan di faskes terkait pemasangan alat kontrasepsi khususnya Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).

Kegiatan ini kata Rita juga diharapkan dapat mendorong cakupan kesertaan ber KB Pasangan Usia Subur (PUS) yang berdampak pada menurunnya angka Unmet Need.

Rita juga menyebutkan berdasarkan hasil Pendataan Keluarga tahun 2021, jumlah pengguna metode kontrasepsi modern (mCPR) hanya sebesar 57,0 persen, sedangkan kebutuhan KB yang tidak terpenuhi (unmet need) masih cukup tinggi yaitu sebesar 18 persen.

Olehnya itu, diperlukan penguatan akses terhadap pelayanan KB, salah satu melalui Penguatan SDM pelayanan KB bagi Tenaga Kesehatan di Faskes, Jaringan dan Jejaring.

“Kegiatan yang dilakukan hari ini untuk menyegarkan kembali pengetahuan yang telah dimiliki, dimana beberapa tahun tidak pernah dilakukan penyegaran,” terang Andi Rita.

Andi Rita menyebutkan jika semua alat kontrasepsi memiliki tingkat kegagalan meskipun sangat kecil. untuk itu perlu dilakukan penyegaran dan update informasi terkait pelayanan KB yang terbaru.

“Untuk mendukung terciptanya pelayanan yang baik dan benar sesuai standar layanan, harus dilaksanakan pelatihan baik penganggarannya melalui APBN ataupun secara mandiri” ujar Andi Rita.

Andi Rita mengingatkan agar setiap tenaga kesehatan sebelum melakukan pelayanan KB, harus melakukan Informed consent terlebih dahulu.

Seperti informasi terkait kelebihan dan kekurangan alat kontrasepsi kepada PUS sehingga klien dapat memilih metode kontrasepsi tepat sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya.

“Bagi ibu yang baru melahirkan, sebaiknya menggunakan alat kontrasepsi implan atau IUD, meskipun saat terdapat Pil Progestine yang tidak mempengaruhi produksi ASI,” terang Rita.

Sementara itu, Hj. Anggraeni selaku narasumber menuturkan kita tidak dapat melarang setiap pasangan untuk hamil, namun perlu diberi edukasi agar kehamilannya diatur sehingga anak kelak dapat sehat demikian pula dengan ibunya.

“Untuk mengatur kelahiran dianjurkan untuk memakai salah satu alat kontrasepsi KB, dimana Implant dan IUD paling banyak peminatnya,” jelas Anggraeni.

Anggraeni menambahkan, implant dan IUD merupakan alat kontrasepsi yang sangat praktis, dimana pemasangannya mudah, dan untuk mencabutnya juga mudah.

“Selain itu efektif dan efesien sekali pasang dapat melindungi kehamilan sampai empat tahun dan jika dilepas dapat mengembalikan kesuburan,” terang Anggraeni

Ia juga menambahakan bahwa, ada banyak keuntungan jika kehamilan dapat diatur, dimana keluarga memiliki banyak waktu untuk memberi pengasuhan dan perhatian akan tumbuh kembang dan pendidikan anak.

“Serta ibu memiliki kesempatan lebih untuk mengurus diri sendiri dan keluarga,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro15 September 2026 18:27
DPRD Sulsel Beri Waktu 3 Bulan ke Pelni, Pelindo dan KSOP Benahi SOP Buruh Bagasi Pelabuhan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Sulawesi Selatan bersama Komisi D DPRD Sulsel memberi waktu tiga bulan kepada PT Pelni, Pelindo, dan...
Metro15 September 2026 17:26
BPBD Makassar Kembali Salurkan 3,04 Juta Liter Air untuk 92.931 Jiwa
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, terus memperkuat penanganan Tanggap Darurat Bencana (TDB...
Metro15 September 2026 16:25
Appi Desak Pertamina Investigasi Total Pangkalan, Imbas Kelangkaan Gas Melon di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, merespons persoalan kelangkaan LPG 3 kilogram (kg) yang mulai di...
Politik15 September 2026 14:57
Sidak Singkat Bupati Ibas, Beasiswa Hingga Bersihnya Ruangan Prokopim Jadi Sorotan
Pedomanrakyat.com, Lutim – Memanfaatkan waktu luang, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam memilih turun langsung ke lapangan untuk memastikan ko...