TNI AL Minta Maaf Soal Pasien Anak Ditolak di RSAL Merauke: yang Bersalah Tak Akan Lolos dari Jerat Hukum

Nhico
Nhico

Sabtu, 26 Februari 2022 21:46

Pasien Anak Ditolak di RSAL Merauke.(F-INT)
Pasien Anak Ditolak di RSAL Merauke.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Merauke – TNI Angkatan Laut meminta maaf kepada pasien beserta keluarganya terkait insiden penolakan pasien yang diduga terjadi di RSAL Lantamal XI Merauke sebagaimana disiarkan dalam sebuah video yang viral di media sosial. TNI AL saat ini juga menyelidiki insiden tersebut.

Pasien tersebut akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju RS lain.

“Saya menyelidiki dan menelusuri kejadian ini. Jika ada kelalaian dari RSAL Lantamal XI (Merauke) maka saya akan proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Wakil Komandan Lantamal XI Merauke Kolonel Laut (P) Hari Widjajanto mewakili Komandan Lantamal CI Merauke Brigjen TNI (Mar) Gatot Mardiyono, Sabtu (26/2/2022).

Dalam keterangan itu, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono kembali menegaskan jika terbukti ada kelalaian, pihaknya akan memproses sesuai hukum yang berlaku.

Kadispenal menyampaikan tindakan tegas itu merupakan komitmen Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Yudo Margono bahwa tidak ada prajurit yang kebal hukum.

“Kalau terbukti melanggar tidak ada seorang pun anggota TNI AL yang bersalah lolos dari jerat hukum,” tegas Kadispenal.

Insiden penolakan pasien di RSAL Lantamal XI Merauke bermula saat ada pasien berusia 10 tahun yang mencoba mendaftar.

Namun, petugas di RSAL menyampaikan ke pihak keluarga bahwa di RS itu tidak ada dokter spesialis anak. Dengan demikian, RSAL mengarahkan keluarga untuk membawa pasien ke RSUD Merauke agar mendapatkan pelayanan yang lebih lengkap.

Namun, arahan dari RSAL itu tidak diterima oleh pihak keluarga yang kemudian merekam kejadian tersebut serta mengunggahnya di media sosial.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) TNI AL Lantamal XI Merauke Letkol Laut (K) dr D Nursito saat jumpa pers, Sabtu (26/2/2022) menjelaskan pasien dalam kondisi sadar dan stabil saat diperiksa di dalam mobil sebelum ia hendak dibawa ke RSUD Merauke.

Jarak RSAL Lantamal XI Merauke dan RSUD Merauke sekitar 100 meter.

Namun, pasien itu meninggal dunia dalam perjalanan. Almarhum pada empat hari sebelumnya pernah dirawat di RSUD Merauke karena COVID-19.

Pasien pun dimakamkan di TPU Tanah Miring. Pemakaman itu dihadiri oleh Karumkit Lantamal XI Merauke, Danyon Marinir dan perwakilan Lantamal XI.

Akibat kejadian itu, keluarga pasien dan RSAL Lantamal XI Merauke telah mediasi dan saling menyampaikan klarifikasi.

RSAL Lantamal XI Merauke kepada keluarga pasien menyampaikan pihaknya siap bertanggung jawab jika terbukti lalai.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Juni 2026 20:30
Tinjau Lokasi Kebakaran, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk RSUD Syekh Yusuf
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pemuliha...
Metro01 Juni 2026 19:28
Munafri Arifuddin Hadiri Syukuran HUT Kodam XIV/Hasanuddin, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri acara Syukuran Dirgahayu ke-69 Komando Daerah Militer (Kodam) XI...
Metro01 Juni 2026 18:29
Hadiri Sannipata Waisak 2026, Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan ...
Metro01 Juni 2026 17:34
Legislator NasDem sebut Pancasila Hidup Lewat Budaya, Generasi Muda Jangan Kehilangan Jati Diri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimaknai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud, sebagai penging...