TP PKK Luwu Bekali Kelompok Dasa Wisma Teknik Pendataan Keluarga

Nhico
Nhico

Jumat, 13 Januari 2023 07:19

TP PKK Luwu Bekali Kelompok Dasa Wisma Teknik Pendataan Keluarga

Pedomanrakyat.com, Luwu – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Luwu terus memperlihatkan kinerjanya sebagai mitra pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat untuk menciptakan kesejahteraan keluarga.

Memasuki Awal tahun 2023, TP PKK Kabupaten Luwu langsung “tancap gas”, melaksanakan Sosialisasi dan Pelatihan Pengisian Data Dasawiswa sebagai Implementasi Sistem Informasi Managemen (SIM) PKK diaula rumah jabatan Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu Kecamatan Belopa Utara, Rabu (11/1/2023)

Ketua TP PKK Kabupaten Luwu, Hayarna Basmin, menjelaskan, tujuan dilaksanakannya pelatihan ini sebagai tindak lanjut peran serta TP PKK dalam membantu pemerintah daerah melaksanakan program nasional percepatan penurunan angka stunting.

“Pemerintah pusat melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memiliki strategis dengan rencana aksi nasional percepatan penurunan angka stunting untuk mencapai target penurunan stunting secara nasional hingga 14% pada tahun 2024, sementara Kabutaen Luwu menargetkan “Zero” persen pada tahun 2024 mendatang”, jelas Hayarna.

Menurutnya, kehadiran Kelompok dasawisma yang beranggotakan kader-kader TP PKK yang berada ditingkat desa dan kelurahan harus dioptimalkan perannya, sebab mereka adalah ujung tombak dalam pencapaian akurasi data dilapangan.

“Bisa kita bayangkan,kelompok dasawisma ini ada disetiap dusun dan lingkungan, jika kita optimalkan peran mereka dalam melakukan pendataan keluarga, terutama data pasangan usia subur dan ibu hamil, maka akurasi data stunting ataupun keluarga yang mengalami gizi buruk bisa mencapai 100 persen karena tidak ada masyarakat yang akan luput dari tim pendata dasawisma ini”, ujarnya.

Selanjutnya, untuk mewujudkan target zero stunting pada tahun 2024, Hj Hayarna mengungkapkan, data yang diperoleh nantinya akan dimasukkan kedalam aplikasi SIM PKK, sehingga jika ditemukan ada keluarga yang mengalami stunting atau gizi buruk akan segera dilakukan intervensi.

“Pasangan usia subur, ibu hamil dan anak di bawah usia dua tahun (baduta) kemudian menjadi kelompok prioritas dalam penanganan stunting. Jika terdapat indikasi stunting atau gizi buruk, maka akan segera dilakukan intervensi atau penanganan lebih lanjut”, tuturnya.

Sosialisasi dan Pelatihan Pengisian Data Dasawiswa ini akan berlangsung mulai tanggal 11 hingga 16 Januari 2023 yang akan diikuti oleh seluruh kelompok dasawisma se-kabupaten Luwu.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga04 Oktober 2026 10:08
IPSI Makassar Matangkan Persiapan 19 Atlet, Siap Turun di Enam Kategori dan Bidik 10 Emas di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porpr...
Olahraga04 Oktober 2026 09:19
Ketua IKASI Fuad Azis Puji Dukungan KONI Makassar, Target Medali Porprov 2026 Dinaikkan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dukungan KONI Kota Makassar menjadi salah satu penopang persiapan Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Makassar men...
Metro04 Oktober 2026 08:48
Buka FIN Expo 2026, Wagub Fatmawati Ajak Masyarakat Akses Layanan Keuangan Legal
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berkomitmen memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan l...
Metro04 Oktober 2026 07:37
Padel Jadi Cabor Ekshibisi di Porprov 2026, PBPI Makassar Fokus Pembinaan Atlet
Pedomanrakyat.com, Makassar – Olahraga padel yang semakin populer di Kota Makassar belum masuk sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan secara r...