Utamakan Keamanan Pangan, Dinkes Luwu Gelar Bimtek Bagi Pelaku Usaha IRTP

Nhico
Nhico

Selasa, 19 Juli 2022 11:14

Utamakan Keamanan Pangan, Dinkes Luwu Gelar Bimtek Bagi Pelaku Usaha IRTP

Pedomanrakyat.com, Luwu- Sebanyak 37 orang pelaku Usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) mengikuti Bimbingan Teknis Keamanan Pangan yang dilaksanakan di Aula Hotel Borneo, Desa Senga Selatan Kecamatan Belopa, Senin (18/7/2022)

Bimbingan Teknis ini terlaksana berkat kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, Pengurus TP PKK dan Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Luwu.

Bimtek dilaksanakan dalam rangka sertifikasi produk pangan industri rumah tangga (SPP-IRT) bagi pelaku usaha industri rumah tangga pangan (IRTP)

Kepala Dinas Kesehatan, dr Rosnawary Basir menyampaikan bahwa pelaku usaha IRTP harus memahami bagaimana membuat produk pangan yang aman, bermutu, higienis tidak merugikan dan membahayakan kesehatan

“Keamanan pangan itu memegang peranan yang sangat penting karena erat kaitannya dengan penyebab timbulnya masalah penyakit yang diakibatkan produksi pangan yang tidak higienis”, kata dr Rosnawary

Menurutnya, dengan dilaksanakannya bimtek ini diharapkan para pelaku usaha dapat meningkatkan pengetahuan dalam memproduksi pangan yang aman serta bermutu sesuai Amanah Undang-undang

“Kegiatan ini sebagai bekal bagi pelaku usaha IRTP, jika pangan yang dihasilkan aman dan bermutu maka masalah penyakit dapat kita hindari secara maksimal. Selain itu, peningkatan pengetahuan bagi industri pangan rumah tangga sehingga mampu menghasilkan industri pangan yang berizin, dan bersertifikat”, ucapnya

Ketua TP PKK Kabupaten Luwu, Dr Hj Hayarna Basmin yang membuka kegiatan Bimtek dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk menghasilkan pangan yang aman, bermutu dan higenis, para pelaku usaha juga harus memahami pola hidup sehat yang tertuang dalam 5 pilar STBM

“Dalam menghasilkan sebuah produk pangan, pelaku usaha juga harus memahami pola hidup sehat melalui 5 pilar STBM. Pilar STBM adalah perilaku higienis dan saniter yang digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat”, jelas Hj Hayarna Basmin

5 pilar STBM yang dimaksud antara lain adalah stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga, dan pengamanan limbah cair rumah tangga.

“Kenapa pelaku usaha pangan harus memperhatikan 5 pilar STBM ini, karena sangat erat kaitannya bagaimana menghasilkan produk pangan yang aman, bermutu dan higienis. Jika ini sudah terpenuhi maka yakinlah para konsumen akan selalu tertarik dengan makanan yang kita hasilkan yang akan berdampak pada peningkatan perekonomian pelaku usaha”, kata Hj Hayarna

Bimtek Keamanan Pangan menghadirkan Kepala Loka POM Kota Palopo, Mardianto, yang membawakan materi tentang Higienis dan sanitasi,
Keamanan Pangan, Teknologi Proses Pengolahan pangan, serta materi terkait Label dan Iklan Pangan.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik08 Juli 2026 17:26
Lukman B. Kady: Musda XI Golkar Sulsel Digelar 18 Juli, Ketum Bahlil Dijadwalkan Membuka Acara
Pedomanrakyat.com, Makassar – Panitia Penyelenggara atau Organizing Committee (OC) Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan m...
Metro08 Juli 2026 16:34
Muhammad Sadar Minta Pemerintah Kaji Matang Penggunaan Aspal Buton di Proyek Multiyears
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem, Muhammad Sadar, meminta pemerintah, khusu...
Metro08 Juli 2026 15:37
Proyek MYP Pemprov Sulsel Berjalan di Lima Paket Sekaligus
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pelaksanaan Multi Years Project (MYP) yang mencakup penanga...
Metro08 Juli 2026 15:30
Komisi D DPRD Sulsel Perjuangkan Penyesuaian Kontrak Proyek Multiyears Imbas Lonjakan Harga BBM-Material
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan mendorong penyesuaian harga kontrak proyek multiyears menyusul lonjakan harga mater...