Anggota polisi Briptu Rehend menjadi korban pengeroyokan 9 debt collector di salah satu mall yang ada di Palembang.
Para debt collector tersebut bahkan hingga menyeret Rehend keluar mall secara beramai-ramai.
Aksi bar-bar yang dilakukan oleh debt collector ini terekam oleh kamera warganet dan viral di media sosial. Salah satu media yang mengunggahnya ialah akun Instagram @majeliskopi08. Kejadian ini terjadi pada Selasa (22/2) yang lalu.
“Anggota polisi diseret keluar dari sebuah mall di Palembang oleh beberapa Debt Collector,” tulis keterangan dalam video viral.
Diketahui, Briptu Rehend meminjam mobil milik temannya. Ia tak menyangka bahwasannya mobil tersebut sudah menjadi target debt collector untuk ditarik.
Para debt collector kemudian mencoba untuk merampas mobil itu dari tangan Briptu Rehend. Tak tahu menahu masalahnya, Rehend tak mau menyerahkan kunci mobil tersebut pada para debt collector.
Dari sinilah kejadian pemaksaan tersebut bermula. Para debt collector memaksa menyita mobil dengan merebut kunci dari tangan Briptu Rehend.
“Briptu Rehend meminjam mobil temannya yang akan ditarik oleh Debt Collector,” lanjut keterangan.
Lebih lanjut Briptu Rehend membeberkan identitasnya. Ia mengaku bahwa dirinya merupakan seorang anggota polisi.
Alih-alih membuat para debt collector takut, salah satu diantara mereka justru mengaku jika dirinya juga adalah seorang polisi. Merekapun terlibat adu mulut.
“Briptu Rehend mengaku sebagai anggota dan menyarankan pihak debt collector hubungi temannya. Salah satu dari debt collector juga mengaku anggota polisi hingga terjadi adu mulut dan keributan,” kutip keterangan dalam video.
Anggota Polres PALI akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polda Sumsel. Aksi 9 debt collector menyeret polisi dari dalam mal di Palembang tersebut kemudian viral dan menjadi sorotan.
Komentar