Waket MPR Prihatin Tes Masuk Lembaga Pendidikan Abaikan Kejujuran

Nhico
Nhico

Sabtu, 13 Mei 2023 10:03

Waket MPR Prihatin Tes Masuk Lembaga Pendidikan Abaikan Kejujuran

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Maraknya tindak kecurangan dalam seleksi masuk sejumlah perguruan tinggi harus menjadi perhatian bersama untuk segera diatasi. Sistem pendidikan nasional yang mampu menanamkan etika dan kejujuran kepada para peserta didik harus segera diwujudkan.

“Sangat memprihatinkan bila untuk tujuan masuk lembaga pendidikan yang menjunjung tinggi etika dan kejujuran, menggunakan cara yang mengabaikan kejujuran. Ada yang salah dalam penerapan sistem pendidikan kita, sehingga etika dan kejujuran belum tertanam dengan baik,” kata Wakil Ketua mpr RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/5).

Diberitakan sejumlah media massa, terjadi pelanggaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Sumatra Utara (USU). Panitia menemukan tujuh peserta yang diduga melakukan kecurangan pada hari ketiga ujian pada Rabu (10/5).

Diduga para pelaku menggunakan alat khusus yang terhubung dengan para joki. Kecurangan serupa juga terjadi di Bengkulu. Sejumlah perguruan tinggi pun memperketat pengawasan pada ujian memasuki tahun perkuliahan baru ini.

Berbagai kecurangan yang dilakukan para calon mahasiswa itu, menurut Lestari Moerdijat yang akrab disapa Rerie, merupakan peringatan bagi para pemangku kebijakan, untuk segera memperbaiki pelaksanaan sistem pendidikan yang di dalamnya juga sudah bermuatan pendidikan akhlak dan budi pekerti.

Para pemangku kepentingan di bidang pendidikan, ujar Legislator NasDem itu, harus konsisten menerapkan berbagai cara untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, budi pekerti dan akhlak kepada para peserta didik.

Selain itu, jelas Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil Jawa Tengah II (Demak, Kudus, Jepara) itu, para pendidik dan tokoh masyarakat juga harus mampu memberi teladan dalam keseharian kepada para generasi penerus bangsa dalam proses membangun budi pekerti yang baik.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berpendapat, berbagai upaya untuk mewujudkan para peseta didik berakhlak mulia harus ditingkatkan, mengingat tantangan di era digitalisasi saat ini semakin besar.

Berbagai nilai dari luar yang tidak sesuai dengan budaya bangsa saat ini, ujar Rerie, bisa masuk dengan mudah, langsung diserap generasi muda melalui teknologi yang semakin berkembang.

Menurut Rerie, pendidikan budi pekerti dalam rangka membangun karakter yang kuat para peserta didik sangat penting, sebagai bekal menghadapi tantangan bangsa yang semakin kompleks di masa datang.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi17 April 2026 11:48
Bursa Sajadah Hadir di Makassar, Mudahkan Warga Siapkan Kebutuhan Ibadah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kabar baik bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar. Bursa Sajadah, pusat perlengkapan haji, umrah, d...
Metro17 April 2026 08:02
Respon Rekomendasi DPRD, RSUD Haji Makassar Fokus Benahi Layanan Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi terhadap kinerja RSUD Haji Makassar dalam pembahasan...
Metro16 April 2026 23:24
Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, PKL di BTP Bongkar Lapak Mandiri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kamis (16/4/2026),...
Metro16 April 2026 23:03
Bahas LKPJ hingga Larut Malam, Komisi E Tegaskan Kesehatan Masyarakat Tak Boleh Dikompromi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Sulawesi Selatan menggelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel...