Walikota Danny: Harus ada Pembatasan karena Disparitas Vaksinasi yang Terjadi di Makassar

Nhico
Nhico

Selasa, 21 Desember 2021 13:44

Walikota Danny melaksanakan rapat koordinasi soal pengetatan libur Natal dan tahun baru di Makassar.(F-Humas)
Walikota Danny melaksanakan rapat koordinasi soal pengetatan libur Natal dan tahun baru di Makassar.(F-Humas)

Pedoman Rakyat, Makassar – Jelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kota bersama Polrestabes Makassar menggelar rapat koordinasi kesiapan operasi lilin tahun 2021, bertempat Aula Mappaodang Polrestabes Makassar. Senin (20/12/2021).

Wali kota Makassar Moh. Ramdhan Danny Pomanto bersama jajaran SKPD terkait, mendukung penuh operasi lilin 2021. Danny menyebut operasi tahun ini, sama seperti tahun lalu, dipimpin Kapolrestabes Makassar Kombes Withnu Urip Laksana.

“Saya kira rapat koordinasi ini menyamakan persepsi. Kita sudah punya benchmarking sama seperti tahun lalu, dan itu sudah berjalan dengan baik. Walaupun tahun ini punya kekhasan yang agak lain,” kata Danny.

Menurut Danny ada tiga kekhasan operasi lilin tahun ini dari pada tahun lalu.”Pertama kita harus kebut vaksin agar tuntas. Kedua, adanya Omicron yang sudah masuk di Indonesia. Dan yang ketiga, kondisi-kondisi yang sudah memiliki herd imunity bukan menjadi kondisi yang melemahkan kita, sehingga pembatasan-pembatasan yang diberlakukan adalah pembatasan biasa yang dilakukan seperti pada tahun lalu,” jelasnya.

Dany meminta agar pembatasan ini jangan ditanggapi berlebihan, hal itu dikarenakan pemerintah tidak mau lengah dalam mengantisipasi penyebaran Covid 19 yang terbukti grafiknya naik, usai Nataru baik didalam negeri maupun diluar negeri seperti tahun lalu.

“Makanya kenapa harus ada pembatasan, karena ada disparitas vaksinasi yang terjadi di Kota Makassar yang sudah hampir 80 persen dengan sekitar Kota Makassar yang baru sekitar 40 persen. Jadi kita harus melindungi kota ini, kita juga harus melindungi orang yang masuk. Sehingga semua itu harus lewat dengan pembatasan-pembatasan,” tuturnya.

Sementara itu Kapolrestabes Makassar Kombes Withnu Urip Laksana mengatakan, dalam rakor ini ada tiga sasaran utama pengamanan menyambut natal dan pergantian tahun.

“Jadi ada tiga sasaran utama yang kita amankan. Pertama, pengamanan saudara kita umat Kristiani melaksanakan ibadah Natal di 31 gereja yang diprioritaskan. Kedua masyarakat yang melaksanakan libur Nataru mengunjungi tempat wisata, ke Mal, dan tempat-tempat lainnya, terakhir adalah kegiatan masyarakat yang melakukan aktifitas selama libur,” tandasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga15 Oktober 2026 11:04
Atlet dan Pelatih Punya Keluhan? KONI Makassar Buka Saluran Pengaduan, Catat Nomornya!
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar membuka layanan pengaduan bagi atlet dan pelatih menjelang Pek...
Politik15 Oktober 2026 03:59
Tok! Mendagri Resmi Berhentikan Husniah Talenrang Tidak dengan Hormat sebagai Bupati Gowa
Pedomanrakyat.com, Gowa – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dikabarkan secara resmi mengeluarkan surat keputusan pemberhentian Husniah Talen...
Nasional14 Oktober 2026 23:23
Menhut Perkuat Operasi Darat-Udara di Tanjung Puting, Fokus Lindungi Zona Inti dari Karhutla
Pedomanrakyat.com, Kotawaringin Barat – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutl...
Metro14 Oktober 2026 22:20
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke Lima Pulau
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang akan menjangkau...