Wanti-wanti Ramalan 60 Negara Terancam Kelaparan

Editor
Editor

Kamis, 18 Agustus 2022 21:40

Wanti-wanti Ramalan 60 Negara Terancam Kelaparan

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian (Kementan), Bambang mengatakan, bahwa tahun depan ramalan IMF (International Monetary Fund) setidaknya bakal ada 60 negara yang terancam kelaparan .

Bambang menjelaskan, hal itu disebabkan dari banyaknya krisis yang saat ini tengah melanda, seperti perubahan iklim, kondisi geopolitik yang memanas, hingga wabah penyakit seperti Covid-19 maupun PMK (penyakit mulut dan kuku).

“IMF telah mewarning kepada dunia bahwa akan ada sekitar 60 negara yang terancam kelaparan, yang disebut sebagai kegelapan nyata, atau dark signifikan,” ujar Bambang sambutannya pada apel bersama jajaran Kementan secara virtual, Senin (15/8/2022).

Diterangkan juga bahwa ada 3 strategi Kementan yang bakal dilakukan, pertama menjaga inflasi pangan, melakukan substitusi impor, dan menggencarkan ekspor.

“Untuk menekan inflasi pangan kita cermati dengan baik, komoditas apa yang mejadi penyumbang inflasi terbesar, seperti misalnya cabai untuk kita mitigasi bersama, dengan meningkatan mutu dan produktivitas,” sambungnya.

Selain itu Bambang juga mengungkapkan harus memproduksi komoditas pertanian sebagai alat substitusi impor agar memitigasi adanya gangguan rantai pasok akibat adanya konflik Geopolitik yang saat ini tengah terjadi.

“Kemudian substitusi impor, komoditas yang saat ini masih banyak kita datangkan dari impor, seperti gandum dan kedelai, rantai pasok yang terhambat, saya kira ini menjadi penting untuk mengembangkan komoditas lain, ada singkong, sagu, sorgum dan lainnya,” lanjutnya.

Sehingga dengan menggencarkan produksi komoditas substitusi Impor tadi yang menjadi harapan bukan hanya bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri tapi juga menyuplai pangan keluar.

“Untuk ekspor banyak sekali peluang-peluang, secara umum bahwa dengan adanya peringatan IMF, jadikannya ini sebagai peluang untuk memberikan kecukupan, dan meningkatan produktivitas,” pungkas Bambang.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro09 Juli 2026 23:05
Di Era Achi Soleman Jadi Kadis Pendidikan, Makassar Juara Umum O2SN SD-SMP Tingkat Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pendidikan dan olahraga pelajar. Torehan tersebut...
Politik09 Juli 2026 22:35
KPU Sulsel Mulai Petakan TPS Khusus dan Reguler, Persiapan Pemilu 2029 Dimatangkan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan mulai mematangkan persiapan Pemilu 2029 dengan menggelar Rap...
Metro09 Juli 2026 22:14
Muhammad Sadar Minta APH Audit Bendung Lalengrie, Proyek Bernilai Miliaran Dinilai Belum Bermanfaat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan kembami menyoroti Bendung dan Embung Lalengrie yang terletak di Desa Ujung Lamuru, Kabu...
Metro09 Juli 2026 21:32
Pemkot Makassar Mulai Tender Stadion Untia, Proyek Strategis Rp350 Miliar Masuk Tahap Pemilihan Penyedia
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam merealisasikan pembangunan Stadion Untia sebagai sala...