Warga Diminta Waspada, Gunung Merapi Masih Keluarkan Guguran Lava Sebanyak 20 Kali Pagi Ini

Nhico
Nhico

Sabtu, 05 Maret 2022 09:04

Gunung Merapi.(F-INT)
Gunung Merapi.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Magelang – Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida mengatakan bahwa kondisi merapi hingga pagi hari ini masih didominasi dengan guguran lava sebanyak 20 kali.

Hal tersebut terpantau dari durasi per enam jam yang dilakukan oleh BPPTKG.

“Kondisi merapi pagi ini masih didominasi adanya guguran lava. Jadi, mulai tadi malam sampai dengan per 6 jam pagi ini masih ada guguran lava 20 kali,” tutur Hanik Humaida, Sabtu (5/3/2022).

Hanik mengatakan, bahwa guguran lava yang terjadi 20 kali tersebut merupakan aktivitas merapi yang masih cukup tinggi dan harus banyak diwaspadai oleh masyarakat sekitar. Apalagi guguran lava tersebut mengarah dominan kearah Barat Daya atau kearah Magelang dengan jarak sekitar 2 kilometer.

“Bahayanya tentunya guguran lava itu suatu material yang sangat panas dan ada tekanan ketekanan ketika gugur, dan itu bahaya untuk masyarakat, apalagi bagi masyarakat yang masih beraktivitas di sekitaran sungai yang dialiri guguran lava tersebut,” kata Hanik.

Dalam hal ini Hanik menyebut, bahwa sebenarnya Merapi belum menujukkan suatu peningkatan aktivitas secara signifikan. Hanya saja situasi dan kondisi masih terbilang tinggi untuk keselamatan masyarakat.

“Merapi sebenarnya tidak ada peningkatan, tetapi masih tinggi, jadi situasi ini masih terus tinggi. Jadi kita belum menaikkan tingkat aktivitas, karena hal itu berdasarkan kepada ancaman terhadap penduduk,” jelas Hanik.

“Bahwa sampai saat ini merapi statusnya masih siaga tingkat aktivitas masih di dominasi dengan adanya guguran lava, kemungkinan terjadinya awan panas masih terus terjadi, kegempaan permukaan tanah masih ada, indikasi Supply magma itu masih ada,” tambahnya.

Sampai saat ini morfologi puncak atau volume kubah yang ada ditengah dan barat daya ini masih terus terjadi pertumbuhan. Hanik menyebut jika supply magma yang menuju kepermukaan itu masih ada.

Maka dari itu, ia meminta warga sekitar untuk tetap waspada dengan kesiap-siagaan yang terjadi dari aktivitas merapi saat ini.

“Sehingga masyarakat untuk tetap waspada jangan sampai lengah, karena ini memang sudah lama merapi terus beraktivitas artinya belum menunjukkan adanya tanda-tanda berhenti dengan aktivitasnya, jadi kesiapsiagaan, kewaspadaan itu harus terus dilakukan, ikuti terus informasi BPPTKG dengan berbagai media yang ada kemudian ikuti arahan pemerintah dan informasi yang pemerintah Daerah berikan,” pungkasnya.

Sebagi informasi, aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah masih terus berlangsung. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) puluhan guguran lava dalam sepekan terakhir.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah17 Juli 2026 14:23
Jalan Kuri Caddi Maros Mulai Dikerjakan, Anggaran Capai Rp1,18 Miliar
Pedomanrakyat.com, Maros – Pemerintah Kabupaten Maros mulai merealisasikan program peningkatan infrastruktur jalan pada 2026. Salah satunya mela...
Daerah17 Juli 2026 14:04
Pemkab Luwu Timur Tingkatkan Budaya Siaga Bencana Lewat Sosialisasi KIE
Pedomanrakyat.com, Lutim – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat upaya peningkatan kes...
Politik17 Juli 2026 13:12
Amirullah Nur Saenong Resmi Bergabung SOKSI, Andi Patarai: Sebuah Kehormatan bagi Kami
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menghangat. Mantan Ketua DPC Partai ...
Metro17 Juli 2026 13:09
Wali Kota Tasming Hamid Bangga, Dua Pelajar Parepare Siap Harumkan Nama Indonesia di Ajang Internasional Panama
Pedomanrakyat.com, Parepare – Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan Kota Parepare. Dua siswa SD Hafidz Al Qurbah Parepare dipercaya ...