Wisata Air Panas di Lejja Soppeng Bakal Disulap Mirip di Jepang

Editor
Editor

Kamis, 13 Februari 2020 16:22

Wisata Air Panas di Lejja Soppeng Bakal Disulap Mirip di Jepang

Pedoman Rakyat, Soppeng – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah (NA), berkunjung ke Kabupaten Soppeng. Nurdin meninjau pembangunan jalan dan Kawasan Wisata Lejja.

Dalam kunjungan ke kawasan wisata permandian air panas ini, Nurdin Abdullah bersama Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Miyakawa. Konjen membawa investor, perencana ahli dari Jepang.

Mereka dimintai saran terkait pengembangan Lejja. Apalagi, Jepang dikenal dengan permandian air panasnya yang dikelola dengan baik, dan menjadi objek wisata favorit.

Nurdin Abdullah disambut oleh Bupati Soppeng, Kaswadi Razak dan sejumlah Muspida. Kaswadi kemudian mengajak gubernur berkeliling dan menjelaskan rencana pengembangan kawasan.

Ia kemudian meminta gambar pengembangannya. Untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para wisatawan terutama dari sisi kebersihan, ia menyarankan agar dibangun toilet setara fasilitas hotel bintang lima.

“Kalau bisa satu toilet ekslusif kita bangun disini, setara bintang lima,” kata Nurdin Abdullah, Kamis (13/2/2020).

Ia juga menanyakan terkait fasilitas pendukung lainnya, bahkan untuk agro wisata di Lejja.

Bupati Soppeng, Kazwadi Razak menjelaskan, kedatangan gubernur untuk memastikan Lejja dapat menjadi objek wisata andalan Sulsel di Indonesia. Maka memastikan rencana pembangunannya juga menjadi perhatian serius.

“Kita rancang untuk jadikan objek wisata andalan Sulsel di Indonesia. Karena air panas Lejja ini membanggakan, beda dengan air panas yang lain. Aroma belerangnya tidak terlalu berbau, airnya 60 derajat (celcius) sangat bagus untuk kesehatan,” jelasnya.

Saat ini pengelolaan Lejja diserahkan ke Perusda. Sesuai mekanisme yang ada, Pemda Soppeng diberi hak pengelolaan 50 hektare dalam jangka 50 tahun.

“Pak gubernur sudah membawa investor dan Pemerintah Provinsi siap melakukan pengembangan. Ada beberapa fasilitas yang ditingkatkan, yang kurang ditambah,” ujarnya.

Fasilitas tersebut seperti kolam, penginapan dan area bermain. “Desain sudah ada, sisa menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi,” pungkasnya. (map)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik10 Desember 2025 15:37
Ketua DPRD Pangkep Haris Gani Ingatkan Pemkab: Sekolah Rusak di Kepulauan Harus Jadi Prioritas
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Usai pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab...
Ekonomi10 Desember 2025 14:04
PAD Tembus Rp1,8 Triliun, Pemkot Makassar Apresiasi Wajib Pajak di Tax Award 2025
Pedomanrakyat.com, Makassar — Tren kepatuhan pajak di Kota Makassar, terus menunjukkan grafik positif. Hal itu tergambar dalam gelaran Tax Award 202...
Politik10 Desember 2025 13:35
DPRD Pangkep Kritik Layanan MBG Usai Insiden Keracunan Siswa
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Sebanyak 16 siswa SMA 13 Pangkep di Desa Kassi Loe, Kecamatan Labbakang, dilarikan ke dua puskesmas setelah diduga ...
Daerah10 Desember 2025 13:30
Menara Pamsimas Ambruk, Pemkab Maros Cari Solusi Pemulihan Air Bersih
Pedomanrakyat.com, Maros – Menara penampungan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Dusun Taipa, Desa Majannang, Kecamatan Ma...