Pedomanrakyat.com, Lutim – Di balik kebun kakao di Luwu Timur, terukir dedikasi lima tahun untuk melindungi anak dan memberdayakan perempuan. Bertempat di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Selasa (24/02/2026), Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang diwakili Sekda Dr. Ramadhan Pirade bersama Save the Children Indonesia (StC) resmi menutup Program Perlindungan Anak di Rantai Pasok Kakao dan Program GrowHer Kakao.
Sejak 2021, program kolaborasi StC Indonesia dan PT Mars Wrigley dengan dukungan Sulawesi Cipta Forum ini telah membentuk 51 PATBM di tujuh kecamatan sebagai garda terdepan pencegahan kekerasan anak, serta membantu penerbitan lebih dari 3.500 KIA.
Di sisi pemberdayaan perempuan, GrowHer Kakao melahirkan 93 kelompok simpan pinjam (VSLA) di 28 desa dengan total simpanan lebih dari Rp6 miliar. Sebanyak 446 warga, mayoritas perempuan, tergabung dalam 31 kelompok usaha produktif yang telah mengantongi NIB hingga sertifikasi PIRT, PSAT, dan halal.
Baca Juga :
Sekda Ramadhan menegaskan, capaian ini bukan akhir program, melainkan standar baru kemandirian desa. Sementara StC menyebut, program ini menjadi tonggak penting dalam memastikan perlindungan anak dan penguatan ekonomi keluarga di Luwu Timur.

Komentar