Aan Nugraha Ingatkan DBMBK Sulsel Tak Paksakan Pengerjaan Jalan dengan Anggaran Minim: Kita Mau Manfaatnya Jangka Panjang

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 11 Desember 2024 18:58

Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Andi Aan Nugraha.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Andi Aan Nugraha.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Andi Aan Nugraha, menyarankan Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (DBMBK) Sulsel tak memaksakan pengerjaan jalan, jika anggarannya minim.

Hal tersebut disampaikan, Legislator NasDem Sulsel ini, dalam rapat evaluasi Triwulan III Tahun Anggaran 2024, di ruang rapat Komisi D DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Rabu (11/12/2024).

“Kalau memang ndak bisa diperbaiki jangan dipaksakan untuk diperbaiki kalau sedikitji anggarannya, karena kenapa sekarang itu yang jalan itu bagusnya betonisasi kalau memang lahannya atau dasarnya ini lembek,” tutur Aan.

Misalnya kata Legislator NasDem Sulsel ini, Jalan Poros Kabupaten Pinran-Enrekang, tepatnya di Desa Malimpung, Kecamatan Patampanua, Pinrang. Kondisi tanahnya atau landasannya itu jalan lembekki, karena kiri-kanan sawah.

“Jadi ndak bisa kalau bukan betonisasi, makanya kalau nda bisa (dibetonisasi), mendingan pengerasan saja dulu,” tegas Politisi milenial Partai NasDem Sulsel ini.

“Saya kasih lagi contoh di Jalan Pao Pamulungan yang antara perbatasan Pinrang dan Toraja toh, inikan dapat anggaran 10 miliar kemarin, tapi ternyata karena pembangunan aspal hotmix ji disana ternyata ndak terlalu maksimalki,” tambahnya.

Aan juga menegaskan bahwa, harus memang dilakukan perencanaan yang matang, seperti pengerjaan jalan di gunung harus dicutting baik-baik, diperlebar, kemudian dilakukan penegerasan dan diberi drainase.

“Karena (kalau) di paksakan diaspla hotmix, makanya sekarang itu drenasenya ada beberapa yang tertutupi dengan tanah dari gunung, jatuh di bawah karena cuttingnya ndak terlalu bagus,” ungkapnya.

Olehnya itu lanjut dia, kedepannya jika ingin membangun, ada baiknya perencanaanya diperbaiki, apakah anggrannya cukup atau tidak.

“Jadi jangan terlalu di paksakan untuk memperbaiki kalau ternyata pemanfaatannya cuman jangka pendek, karena kita mau jangka panjang,” tutup Politisi asli putra daerah Pinrang ini.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro22 April 2026 23:27
Langkah Berani Wali Kota Munafri, Hemat Rp60 Miliar, Pangkas Perjalanan Dinas Hingga 70 Persen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali membuat gebrakan memangkas anggaran sekitar Rp-60 miliar, di tahun ...
Politik22 April 2026 22:28
Jelang P2P 2026, Bawaslu Sulsel Kuatkan Gerakan Pengawasan Partisipatif
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin pengawasan partisipatif, mela...
Daerah22 April 2026 21:29
Bupati Syaharuddin Alrif di Tudang Sipulung, Target 1 Juta Ton Gabah Jadi Komitmen Bersama
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri tudang sipulung mempersiapkan musim tanam (MT) II gun...
Metro22 April 2026 20:30
Wawali Makassar Terima Audiensi PJPH Sulsel, Perkuat Ekosistem Halal dan UMKM Naik Kelas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi bersama Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal...