Ada Jembatan di Sulsel Berbayar, Tarifnya Tergantung Pemilik

A. Zafran
A. Zafran

Jumat, 10 September 2021 17:14

Ilustrasi
Ilustrasi

Pedoman Rakyat, Makassar – Jembatan penghubung antara Desa Salujambu dan Desa Lawewe di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulsel, ramai dibicarakan. Bila pada umumnya jembatan warga seenaknya melintasi, jembatan ini lebih awal harus dibayar.

Jembatan berbayar di Sulsel itu memang dibangun oleh warga setempat. Namun, ada tarif yang dikenakan kepada warga yang ingin menggunakan jembatan penghubung tersebut.

Sponsored by ADVERTNATIVE

Warga di salah satu desa tersebut, yang enggan disebutkan namanya, mengungkap awal mula pembangunan jembatan berbayar tersebut. Pembangunan jembatan berbayar tersebut dilakukan karena warga Desa Salujambu dan Lawewe harus menyeberangi sungai. Solusinya kala itu harus ada jembatan.

“Dulu pakai perahu atau rakit, sementara penjaga rakit tidak di situ berjaga 24 jam. Akhirnya ada seseorang yang biasa dipanggil Pak Bakra berinisiatif menawarkan untuk membangun jembatan dengan uang pribadi, dan di setujui oleh warga Desa,” jelas pria berakronim LW, dikutip dari Detik.

“Jembatan dikenakan biaya penyeberangan. Hasilnya, sebagian untuk biaya perawatan jembatan rutin tiap 3 bulan atau 5 bulan. Jembatan diperbaiki terkadang dengan biaya besar karena kerusakan berat,” LW menambahkan.

Keberadaan jembatan berbayar ini pun viral di media sosial dan sampai ke Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. Bupati Indah ikut mengomentari hal ini lantaran awalnya keberadaan jembatan berbayar tersebut disangka berada di wilayah Luwu Utara.

“Jembatan Lawewe menghubungkan dua kabupaten, masuk dalam kewenangan provinsi,” terang Indah.

Lebih lanjut Indah mengungkapkan, pembangunan jembatan di lokasi jembatan berbayar merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel). Pemkab Lutra sudah mengajukan desain pembangunan jembatan kepada Pemprov Sulsel, dan anggarannya sudah disetujui untuk segera dibangun.

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi22 September 2021 15:02
Wapres Ma’ruf Amin: Indonesia Pemain Utama Keuangan Syariah Dunia
Pedoman Rakyat, Makassar – Sektor industri produk halal terus memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional selama pandemi Covid-19. Potens...
International22 September 2021 14:09
Pasca Gempa Australia, Begini Kondisi 17.500 WNI di Melbourne
Pedoman Rakyat, Australia – Gempa berkekuatan Magnitudo 6.0 telah mengguncang Melbourne, Australia, Rabu (22/09/2021) pagi waktu setempat. Saat...
Nasional22 September 2021 13:31
Petani dan Pedagang Jagung Pertanyakan Peranan Kemendag
Pedoman Rakyat, Jakarta – Sejumlah pedagang jagung mengaku keberatan dengan stetment Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Luthfi yang mengataka...
Hukum/Kriminal22 September 2021 13:03
Sadis, Seorang Ustadz jadi Korban Begal dan Dibacok Bagian Pinggang
Pedoman Rakyat, Bekasi – Seorang ustadz di Bekasi bernama RM Jamiluddin menjadi korban begal dan dibacok dibagian pinggang. Pada Selasa (21/09/2...